Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Semua Korban Terseret Ombak Sudah Ditemukan, Tim SAR Gabungan Diapresiasi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 Mei 2017 21:40 9:40 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Mei 2017 19:30
Bagikan
Sebagian anggota Tim SAR Gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, SARHidayatullah, nelayan, warga, dan lain-lain, berfoto bersama, Jumat (19/05/2017) siang, usai berakhirnya operasi pencarian santri SMP Depok yang terseret ombak di Pantai Cidora Rancabuaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (16/05/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah santri SMP di Depok yang menjadi korban terseret ombak di Pantai Cidora Rancabuaya, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, semuanya telah ditemukan.

Korban terakhir, Muhammad Syaifullah Abdul Aziz, 15 tahun, ditemukan pada Jumat (19/05/2017) sekitar pukul 11.45 WIB.

“Ditemukan oleh Tim SAR Gabungan,” lapor Ketua Tim Search And Rescue Nasional Hidayatullah (SARHid) Syaharuddin kepada hidayatullah.com.

Syaifullah ditemukan tepatnya di Desa Glembongan, Caringin, sekitar 3 kilometer ke arah utara dari lokasi kejadian pada Selasa (16/05/2017) lalu itu.

Baca: Munajat Tim SAR di Pantai Garut

Pencarian tersebut berlangsung di bawah koordinasi Badan SAR Nasional (Basarnas) dan dipimpin oleh Kepala Kantor SAR Jawa Barat Slamet Riyadi.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Pencarian yang memakan waktu sekitar tiga hari itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Berdasarkan data dari lapangan, pencarian para korban itu melibatkan banyak unsur dan ratusan orang. Yaitu, Basarnas yang menerjunkan sebanyak 15 personel, lalu Polairud dengan 7 orang personel, BPBD (2 orang), Koramil (3 orang), Polsek (4 orang), Tagana (5 orang), serta Balawisata (10 orang).

Kemudian, Tim SARHid menurunkan sejumlah 20 orang, Dinas Kesehatan mengirimkan 4 orang, Dinas Perhubungan (2 orang), Pokmaswas (5 orang), relawan nelayan (10 orang), GSMB Bandung (3 orang), Ditpolair Polda Jabar (9 orang), dan SAR Universitas Padjadjaran (3 orang).

Terpisah, Kepala Kantor SAR Jawa Barat Slamet Riyadi menilai Tim SAR Gabungan bekerja dengan baik, saling bahu-membahu dalam rangka operasi SAR itu.

“Kami atas nama Pimpinan Kantor SAR Bandung Jabar mengucapkan terima kasih kepada Satpolair, Polsek, Dirpolair, Koramil, Pemda/BPBD, potensi SAR (SAR Hidayatullah, SAR UNPAD, nelayan, PMI, Tagana, unsur masyarakat, dan organsisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan),” ujarnya dalam perjalanan pulang dari Pantai Cidora Rancabuaya kepada hidayatullah.com, Jumat sore saat dihubungi.

Baca: Perkuat Mujahadah, Tim Pencari Korban di Pantai Garut Shalat Tahajud

Urutan Penemuan Korban

Berdasarkan informasi terbaru dihimpun media ini dari Tim SAR, empat korban pertama ditemukan di arah barat dari lokasi kejadian (TKP), sedangkan satu korban terakhir di arah utaranya.

Diurutkan berdasarkan waktu penemuannya, kelima santri yang ditemukan dalam kondisi nyawanya tak terselamatkan itu, pertama, Muhammad Faisal Ramadhana. Ia ditemukan pada Rabu (17/05/2017) sekitar pukul 14.50 WIB, sejauh sekitar 5 kilometer dari TKP.

Jenazah pria kelahiran Makassar, 18 Maret 2001 ini lalu dipulangkan ke rumahnya di Jl Setu Baru Perum Alam, Sukmajaya, Depok.

Baca: Kisah Tim SAR Hidayatullah Mencari Santri Terseret Ombak di Pantai Garut

Kedua, Khalid Abdullah Hasan, ditemukan pada Rabu sekitar pukul 16.00 WIB, dalam radius sekitar 7 kilometer dari TKP. Pria kelahiran Bekasi, 10 Juli 2002 ini disemayamkan di rumahnya di Perum Harapan Baru I, Kota Bekasi.

Kemudian, Rijal Amrullah, ditemukan pada Rabu itu sekitar pukul 17.00 WIB, pada jarak sekitar 3 kilometer dari TKP. Santri kelahiran Jakarta, 15 Juli 2002 ini lalu dipulangkan ke rumah duka di Jl Sawah Darat, Ketapang, Cipondoh, Tangerang, Banten.

Selanjutnya, Wisnu Dwi Airlangga, ditemukan pada Kamis (18/05/2017) sekitar pukul 04.55 WIB, pada jarak sekitar 2 km dari TKP. Pelajar kelahiran Bogor, 20 Agustus 2002 ini pun dibawa ke rumahnya di Jl Masjid Al-Istiqamah Pondok Cina, Beji, Depok.

Terakhir, Syaifullah, ditemukan pada Jumat siang sekitar pukul 11.45 WIB. Santri kelahiran Bandung, 18 Februari 2002 ini lalu dibawa dengan ambulans Baitul Maal Hidayatullah (BMH) ke rumahnya, di Kompleks Cipaganti Graha II, Ujung Berung, Cigending, Bandung.

Jenazah Syaifullah Abdul Aziz, korban terseret ombak di Pantai Cidora Rancabuaya, Garut, Jawa Barat, yang terakhir ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (19/05/2017) siang. [Irwan Haruen/hidayatullah.com]

Baca: Terkait Santri Terseret Ombak di Garut, Hidayatullah Depok Lakukan Upaya Maksimal

Keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok menyampaikan apresiasi dan terima kasih setulus-tulusnya, kepada semua pihak yang telah terlibat membantu proses pencarian itu.

“Terkhusus kepada orangtua/wali murid yang telah berbesar hati penuh ketegaran dan kesabaran menghadapi ujian musibah tak terduga ini,” ujar Sekretaris Yayasan yang membawahi SMP itu, Iwan Ruswanda.

Selain yang disebutkan di atas, apresiasi juga disampaikan kepada Laznas BMH, DPD Hidayatullah Bandung, DPD Hidayatullah Bekasi, IMS, serta warga dan nelayan di sekitar pantai.

Diberitakan hidayatullah.com  sebelumnya, sejak Senin (15/05/2017) pekan ini, 23 orang santri SMP Integral Hidayatullah Depok bersama sejumlah pendamping menggelar rihlah di Pantai Cidora Rancabuaya pasca Ujian Nasional 2017.

Besoknya, Selasa sekitar pukul 16.00 WIB, tak disangka-sangka 13 santri yang sedang bermain-main di kawasan pantai yang sedang surut airnya tiba-tiba dihantam ombak besar. Sebanyak 8 santri berhasil menyelamatkan diri, sementara 5 lainnya terseret ombak dan hilang.

Baca: Sebelum Terseret Ombak di Garut, Santri SMP Diakui Tidak Sedang Berenang

Pihak Yayasan menyatakan sangat-sangat berduka dan berempati atas terjadinya musibah yang tak terduga ini.

“Kami berdoa semoga kita selalu dalam naungan perlindungan dan dan pertolongan Allah Ta’ala sehingga kita dapat bersabar dan pulih dari ujian berat ini,” ujar Iwan.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BasarnasBMHCaringindepokdoaGarutHidayatullahHidayatullah DepokIMSkekuatan doaLalu MabrurMasjid Ummul QuraaPantai RancabuayapesantrenPurbayaniRihlahsantriSantri Hidayatullah Tenggelamsantri tenggelamShalat Berjamaahshalat malamshalat tahajudsiswa tenggelamSMP Integral Hidayatullah DepoktenggelamTim SARTim SAR GabunganTim SAR Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Advokat: Dihubungkan dengan Habib Rizieq, Kasus Firza Banyak Kejanggalan
Tulisan selanjutnya Hindari Fitnah Wanita, Istri Shalihah Gantinya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?