Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

Milisi Kurdi Ancam Serang PMU, jika Milisi Syiah itu Masuki Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Juni 2017 19:32 7:32 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Juni 2017 19:32
Bagikan
Pasukan Demokratis Suriah
Bagikan

Hidayatullah.com–Komandan di Pasukan Demokratis Suriah (SDF) telah mengatakan dia akan melawan pasukan Syiah Iraq jika mereka berupaya memasuki wilayah yang mereka kontrol di Suriah.

Berbicara pada situs berita Kurdistan24, Talal Silo mengatakan bahwa SDF tidak akan membiarkan Popular Mobilisation Units (PMU), yang dikenal pula sebagai Hashd Al-Sha’abi, untuk memasuki wilayah mereka.

“Jika pasukan Hashd berupaya memasuki wilayah kami, pasukan kami (SDF) akan memerangi mereka,” katanya.

SDF merupakan koalisi pasukan Arab-Kurdi yang didukung oleh AS, yang secara luas didominasi oleh pro Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) dan sayap politiknya Partai Persatuan Demokratik (PYD).

Meskipun jarang terjadi konflik langsung, SDF secara resmi menentang pemerintahan rezim Bashar al-Assad dan beberapa PMU yang memasuki Suriah untuk mendukung Bashar al Assad.

Baca Juga

Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

Namun, komentar Silo mengindikasikan bahwa SDF akan mencegah PMU menggunakan wilayah perbatasan Suriah-Iraq yang mereka kuasai untuk mengerahkan pasukan ke Suriah.

Baca: Milisi Syiah Iraq Ingin Masuki Suriah untuk Dukung Bashar al Assad

Peringatan Silo bertolak belakang dengan komentar sebelumnya dari perwakilan PYD di Kurdi Iraq, Gharib Hesso, yang menunjukkan bahwa PYD akan tertarik bersekutu dengan PMU dalam membangun “koridor” baru di Iraq untuk menghindari embargo yang ditimpakan di wilayah yang dikuasai YPG di Suriah utara.

“Tidak hanya untuk membangun kembali, tetapi untuk rakyat, sehingga mereka dapat hidup dengan tenang, dan akan ada makan, pakaian, dan dapat menjual minyak mereka. Tetapi jika jalanan di tutup, kami akan melawan,” katanya, seperti yang dilaporkan Middle East Eye (MEE).

“Hal ini tidak hanya baik bagi Suriah, tetapi juga bagi Iraq. Rakyat di Mosul juga memiliki keluarga di Raqqa dan Deir Ezzor. Mereka dapat melintasi perbatasan untuk saling membantu,” katanya.

“Mungkin Turki dan KDP akan mencoba mencegah hal ini,” dia menambahkah, merujuk pada partai utama di Pemerintahan Regional Kurdi (KRG).

Baik Turki dan KDP menganggap PYD memiliki hubungan dengan Partai Buruh Kurdi (PKK), yang melakukan pemberontakan di Turki selama beberapa dekade.

Langkah PMU membuat khawatir pemerintahan Trump. Beberapa pejabat AS khawatir Iran akan semakin diperkuat oleh koridor Iran melalui wilayah Iraq ke Suriah, serta memperkuat rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

“Mereka [di Washington] mempercayai adanya sebuah proyek koridor yang bergantung pada Hashd al-Shaabi yang dekat dengan Iran untuk menguasai titik-titik perbatasan dalam memfasilitasi transportasi darat melalui gurun Suriah menuju Palmyra dan kemudian menuju Assad,” kata Nicholas Heras, seorang pengamat di Centre for a New American Security.

Baca: Pemimpin Syiah Iraq Desak Bashar al Assad Letakkan Jabatan

Akan tetapi pernyataan dari SDF mengindikasikan bahwa mereka tidak akan membiarkan koridor seperti ini dibangun oleh PMU.

Seorang pejabat di pemerintahan AS, yang berbicara dalam kondisi anonim, mengatakan hal itu merupakan “masalah yang kami amati secara ketat dan kami sangat menyadari peristiwa yang berkembang di lapangan dan potensi dari dampaknya”.

“Di Iraq kami mendukung pemerintahan Iraq untuk membangun ulang kontrol terhadap negara dan mengamankan perbatasan Iraq akan secara natural menjadi bagian besar dari hal itu,” katanya.

PMU juga secara publik telah mengungkapkan dukungannya pada Unit Perlawanan Sinjar (YBS), sebuah milisi Yazidi yang bermarkas di Sinjar, yang juga mempunyai hubungan dengan PKK. Turki dan KRG telah menyampaikan kekhawatiran mereka mengenai kemungkinan Sinjar menjadi pusat baru dari PKK. YBS dalam satu titik dianggap sebagai bagian dari PMU – dan tampaknya masih dianggap seperti itu oleh PMU – meskipun tidak seperti PMU lainnya, menurut laporan mereka tidak lagi menerima pendanaan dari Baghdad.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadHashd Al-Sha'abiKurdimilisi SYiahPasukan Demokratis SuriahPMUPopular Mobilisation UnitsSDFsuriahUnit Perlindungan Rakyat KurdiYPG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Membuka Tabir Kejujuran Hati
Tulisan selanjutnya Rektorat BEM UI Fadli Zon: Jangan Jadikan BSSN untuk Politik dan Kekuasaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
None

AS Kerahkan Kapal Induk ke Dekat Iran, Trump: Untuk Berjaga-Jaga

23 Januari 2026 09:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?