Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Bahas Rencana Pengiriman Tentara ke Qatar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Juni 2017 13:27 1:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Juni 2017 13:27
Bagikan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdoga dalam sebuah parade militer
Bagikan

Hidayatullah.com–Parlemen Turki hari ini, Rabu (08/06/2017) diperkirakan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) yang membolehkan pasukannya dikerahkan ke pangkalan militernya di Qatar, kata pejabat partai AKP.

Langkah itu dilihat untuk mendukung Qatar yang menghadapi krisis diplomatik dan perdagangan dari lima negara Arab lain – Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Yaman dan Mesir.

Senin lalu, lima negara itu memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha dan menutup wilayah udara mereka untuk penerbangan komersial Qatar, atas tuduhan membantu militan. Qatar menyangkal tuduhan itu.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sebelumnya mengkritik tindakan lima negara Arab itu dengan mengatakan, sanksi dan boikot atas Qatar tidak menyelesaikan masalah dan menjamin akan melakukan apa yang terbaik bagi menyelesaikan masalah itu.

Baca:  Presiden Erdogan Lakukan Serangkaian Pembicaraan Terkait Perkembangan Qatar

Anggota Parlemen Turki berencana membahas dua isu hukum yaitu mengizinkan tentara Turki dikirim ke Qatar dan menyetujui perjanjian antara kedua negara mengenai kerjasama latihan militer.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

RUU itu diharapkan disetujui pada sidang parlemen hari ini, tanpa masalah.

Sebagaimana diketahui, Turki adalah sekutu Qatar.  Turki menempatkan pangkalan militernya di Qatar, yang pertama di Timur Tengah, sebagai bagian dari perjanjian ditandatangani pada 2014.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada akhir 2015, duta besar Turki untuk Qatar, Ahmet Demirok pernah mengungkapkan, pangkalan militer Turki di Qatar nantinya akan dihuni sekitar 3.000 prajurit. Di sana, mereka juga akan menggelar latihan bersama.

Baca:  Turki Siap Memfasilitasi Negara yang Berseteru dengan Qatar Berdialog

Tahun lalu, Perdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu, mengunjungi pangkalan yang memiliki 150 anggota pasukannya.

Selain itu Turki selama ini dikenal memiliki hubungan baik dengan Qatar terutama kerja sama sektor energi. Di sisi lain, Turki juga menjaga hubungan dengan negara-negara Teluk lainnya.

Kerja sama lain adalah terkait perang saudara di Suriah yang sudah memasuki tahun keenam. Doha dan Ankara sama-sama mendukung pejuang pembebasan untuk menyingkirkan Rezim Bashar al-Assad.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudibahrainEmir Qatarhubungan diplomatikIkhwanul MusliminNegara telukpangkalan militer TurkiParlemen TurkiPengiriman TentaraRaja Salman Abdul AzizRancangan Undang undangRUUTamim Hamad al-ThaniUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Haji Tahun Ini Tahun Ini, Ada Menu Tahu Tempe di Makkah
Tulisan selanjutnya KH. Hasyim Asy’ari dan Ukhuwah Islamiyah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?