Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Qatar dan AS Akhiri Latihan Militer Bersama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 19 Juni 2017 21:04 9:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Juni 2017 21:04
Bagikan
Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis (tengah) disambut pembesar militer Qatar saat tiba di Pangkalan Udara Al Udeid di Doha, 21 April, 2017
Bagikan

Hidayatullah.com–Qatar dan Amerika Serikat (AS) mengakhiri latihan militer bersama yang diadakan di Al-Galayel pada hari Ahad. Latihan diawasi Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Dr Khalid Mohammed Al Attiyah, lapor kantor berita Qatar (QNA).

Pelatihan tersebut dibagi menjadi tiga bagian, yaitu latihan bersama pasukan khusus militer, operasi khusus militer laut dan operasi militer udara yang diwakili skuadron helikopter Pasukan Angkatan Udara Qatar, serta tim khusus militer AS.

Latihan bersama tersebut turut disertai Panglima Pasukan Khusus  Brigadir Jenderal Hamad Abdullah Al Fetais Al Marri, perwakilan Kedutaan AS Brigadir David Parr dan pejabat senior Angkatan Bersenjata Qatar dan AS.

Baca: UEA Dalang di Balik Krisis Qatar?

Sebelumnya, Amerika Serikat bahkan telah menyetujui penjualan pesawat tempur jenis F-15 senilai US $ 12 miliar ke Qatar. Kesepakatan ini terjadi di tengah krisis diplomatik antara Doha dengan Arab Saudi Cs.

“Menteri Pertahanan Jim Mattis hari ini bertemu dengan Menteri Pertahanan Qatar Khalid al-Attiyah untuk membahas finalisasi jual beli pesawat tempur F-15 buatan AS oleh Qatar,” demikian disampaikan Juru bicara Pentagon Letnan Kolonel Roger Cabiness kepada CNN hari Kamis, (15/06/2017) lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Penjualan senilai US $ 12 miliar ini akan memberikan Qatar kemampuan canggih dan meningkatkan kerja sama pertahanan serta interoperabilitas antar kedua negara.”

Baca: Bangkitnya ‘Nabi Palsu’ di Teluk

Penjualan pesawat tempur ini dinilai menunjukkan sinyal kuat dukungan AS atas Qatar di tengah isolasi dan blokade oleh Saudi Cs.

Pengumuman terkait jual beli senjata AS-Qatar ini muncul satu pekan setelah sejumlah pejabat di Washington menunjukkan berbeda pandangan dalam menyikapi Krisis Teluk.

Qatar dinilai sebagai “rumah terbesar” bagi pangkalan militer Pentagon di Timur Tengah. Tak hanya itu, negara kecil namun superkaya tersebut juga menjadi front terdepan dalam perang melawan ISIS.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiDavid ParrHamad Abdullah Al Fetais Al MarriJim MattisKhalid Mohammed Al AttiyahKrisis Diplomasi Qatarlatihan militerpesawat tempur F-15QatarQatar dan ASUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Teori Solvanisasi Hukum: Mempertemukan Kepentingan Agama dan Negara
Tulisan selanjutnya Pasukan Iraq Akan Kepung Kota Tua, Mosul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?