Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Bangkitnya ‘Nabi Palsu’ di Teluk

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juni 2017 00:42 12:42 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juni 2017 06:10
Bagikan
Para suporter kesebelasan Korea Selatan bentang spanduk "Kami Cinta Qatar" dalam pertandingan antar kedua kesebelasan pada seleksi Asia untuk Piala Dunia
Bagikan

Oleh:  Dr. Abdul Wahab Al-Effendi

 

DI tengah-tengah ‘perang kotor’ yang sebelumnya belum pernah terjadi terhadap Qatar oleh rezim counter-revolusi, masalah dukungan Qatar pada Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) dan Ikhwanul Muslimin (yang digolongkan sebagai gerakan teroris di negara-negara tersebut) telah muncul sebagai dua alasan paling penting bagi kebijakan koalisi itu terhadap Qatar.

Namun, siapapun yang membaca hal itu akan menemukan bahwa itu merupakan kebohongan lain; sebuah penemuan brilian dari media “post-truth” yang mengatur kebijakan ini.

Banyak pihak yang mengetahui bahwa Ikhwanul Muslimin tidak memiliki kehadiran yang terbuka di Qatar, tidak seperti negara lain di mana beberapa dari pemimpinnya berada di dalam koalisi, seperti Bahrain, dan lainnya merupakan sekutu, seperti Kuwait. Kami tidak mendengar dari koalisi pemboikot mengenai kekhawatiran pada mereka.

Baca Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sidang Umum PBB UNGA
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital
Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

Faktanya, di Mesir sendiri, kelompok Islam –termasuk Salafi dan kelompok Ikhwan seperti Abdul Muniem Aboul Fotouh — jumlahnya melebihi kelompok-kelompok yang aktif di Teluk.

Sebagai tambahan, jumlah negara yang telah memutus atau mengurangi hubungan mereka dengan Qatar karena tekanan, seperti Jordania dan Mauratian, memiliki kehahiran organisasi Ikhwanul Muslim yang terbuka dan aktif, baik di dalam dan di luar parlemen. Sedangkan di negara lain, yang berposisi netral terhadap Qatar dan tidak menyerang atau mengkritisinya seperti Sudan, Tunisia, Aljazair dan Moroko, gerakan Islam ikut serta di dalam pemerintahan dan parlemen.

Baca:  Sisi Lain Krisis Diplomasi Qatar versus Saudi dan UEA

Karena itu, boleh dibilang, Negara Qatar sama sekali bukanlah Negara Arab yang memberikan dukungan paling besar atau memiliki jumlah kehadiran terbanyak Ikhwanul Muslimin.

Bahkan dengan memperhatikan pengungsi politik yang berasal dari Ikhwanul Muslimin, jumlah mereka di Qatar tidak lebih tinggi dari di negara lain, seperti; Inggris, Swiss dan bahkan AS. Fakta menunjukkan, jumlah gerakan Islam di Eropa lebih besar daripada di mayoritas negara-negara Teluk, termasuk Qatar.

Karena itu, permasalahan Ikhwanul Muslim dan dukungan padanya bukanlah masalah yang sangat penting, bahkan di dalam koalisi pemboikot yang melawan Qatar.

Berdasarkan itu, hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan atas apa yang negara-negara tersebut proklamasikan.

Alasannya tidak mungkin Hamas, hal ini hanyalah sebuah alasan dan sebatas alat. Ketika Hamas diundang di Arab Saudi oleh Raja Abdullah bin Abdul Aziz pada 2007 untuk menyusun perjanjian rekonsiliasi dengan Fatah, Hamas lebih memilih alternatif militer dan bahkan lebih radikal daripada saat ini dalam menolak kesepakatan apapun.

Apakah Arab Saudi menjadi tuan rumah ‘gerakan teroris’ saat itu?

Dan bagaimana bisa para pemimpin Hamas menuju Doga, tanpa melewati ibukota-ibukota seperti Kairo?

Banyak pihak sudah mengetahui bahwa terdapat kerjasama erat antara otoritas keamanan Mesir dan Hamas; bahkan lebih dekat daripada hubungan antara Doha dan Gaza. Apakah ini berarti bahwa Mesir berurusan dengan ‘teroris’ dan mendukung mereka? klik >> (Bersambung)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:Aljazeeraarab saudiGerakan Perlawanan IslamHAMASIkhwanul MusliminKrisis Diplomasi QatarMesirNabi PalsuNegara ArabNegara telukQatarSalafiUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biaya Sewa, Layanan Dorong Kursi Roda di Masjidil Haram Naik Tajam
Tulisan selanjutnya Rusun di London Dilalap Api: Gedungnya Bekas, Pernah Diperingatkan Beresiko Kebakaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Invasi Darat Israel ke Gaza
AnalisisArtikel

3 Skenario Invasi Darat Israel Menurut Pakar Keamanan Internasional

1 November 2023 06:10
Analisis

Serangan Pejuang Kemerdekaan Palestina  terhadap ‘Israel’ Makin Menampakkan Kemunafikan Barat

11 Oktober 2023 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?