Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Tiga Khasanah Warisan Nabi Akhir Zaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 September 2017 15:27 3:27 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 September 2017 15:27
Bagikan
Dari tanah tandus, nilai-nilai kenabian menyebar ke seluruh dunia
Bagikan

Rasulullah shalallallahu ‘alaihi wasallam Muhammad bin ‘Abdillah sang khaatamil anbiyaa wal mursalin, adalah harta karun peradaban yang tak ternilai. Seorang Nabi akhir zaman yang tak pernah lekang oleh waktu dan tak akan mengenal kata punah sepanjang sejarah.

Tiga warisan utama Nabi, mencakup di dalamnya persoalan; ‘aqidah, syari’ah, mu’amalah dan akhlaq/tazkiyatun nafs, yang tersemat pada wajah dan wijhah (pandangan)nya menjadi sinar yang tak pernah padam menyinari bumi.

Apabila dicermati dengan seksama, warisan yang dimaksud mencakup beberapa hal:

Pertama, warisan berupa pedoman [manhajan, minhaajan]; yaitu tatanan, aturan, atau sistem yang dijalankan oleh Rasulullah shalallahu  ‘alaihi wasallam. Dengan merujuk al-Qur’an [QS. Al-Maidah/5 : 48] dan as-Sunnah [hadits tentang dua perkara yang ditinggalkan Nabi] sebagai rujukan utamanya,  maka sumber  utama ini melahirkan sumber hukum [syari’ah], pandangan hukum [fiqih] dan aturan hukum [qaanuun] di samping masalah keyakinan [teologis, ‘aqidah].

Baca: Inilah Tiga Warisan Rasulullah

 Kedua,  warisan berupa semangat [juhuudan]; yaitu kesungguhan dalam memberikan bimbingan dan ajaran, menjaga dan mengawal agama, serta ketundukkan dan kepasrahan kepada Rabb-nya.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Amaliah kesungguhan dalam membela agama disebut jihad, sedangkan amaliah kesungguhan dalam mencurahkan segenap kemampuan intelektual disebut ijtihad. Adapun amaliah kesungguhan dalam munajat dan penyerahan atas kekurangan diri dan pengagungan Dzat yang serba Maha disebut mujaahadah. Upaya maksimal dalam menunjukkan kesungguhan dalam segala hal ini, Allah Subhanahu Wata’ala isyaratkan dalam kalamNya:  “Dan bersungguh-sungguhlah kamu [di jalan Alloh] dengan sebenar-benarnya …”  (QS. Al-Hajj/22 : 78).

Ketiga, warisan berupa keteladanan [uswatan, qudwatan]; yaitu perilaku, adab dan cerminan kehidupan ideal yang meliputi: keagamaan yang bersifat ritual [ibadah mahdhah] dan para ulama menyebutnya dengan qurbah, yakni ibadah yang bernuansa taqarrub langsung seperti halnya thaharoh, shalat, zakat, shaum, hajji dan lain-lain.

Sedangkan yang bersifat fungsional [ghair mahdhah], para ulama menyebutnya dengan tha’ah/taat, yakni kepatuhan terhadap segala yang dicintai oleh Nabi. Apabila dilakukan merupakan keutamaan dan berpahala dan apabila tidak  dilakukan, maka hilang keutamaan dan tidak mendapatkan pahala, seperti halnya makan, minum, berpakaian dan lain-lain. Adapun hal-hal yang manusiawi dan terjadi pada diri Nabi, para ulama menyebutnya dengan jibiliyyah, seperti halnya rasa sedih, rasa senang, bahagia, lapar, cemburu dan lain-lain. Allah jalla wa ‘alaa berfirman:

لَّقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسۡوَةٌ حَسَنَةٌ۬ لِّمَن كَانَ يَرۡجُواْ ٱللَّهَ وَٱلۡيَوۡمَ ٱلۡأَخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرً۬ا (٢١)

“Sungguh ada bagi kalian pada peribadi Rasulullah itu suri tauladan yang baik …” (QS. Al-Ahzaab/33 : 21)

Baca: Yuk! Kita Hidupkan Kembali Warisan Kenabian

Semua itu menunjukkan, bahwa Nabi akhir zaman mewariskan pada ummatnya khazanah yang sangat melimpah.

Dari khazanah inilah lahir peradaban [hadhaarah] dan kebudayaan [tsaqaafah], yang apabila keduanya tidak dibimbing dengan risaalah Ilaahiyah, maka yang terjadi adalah petaka kehancuran.

Semoga goresan singkat ini menjadi pemantik dalam menyingkap kedalaman khazanah warisan Nabi akhir zaman. Aamiin … Rabbanaa zidnaa ‘ilman warzuqnaa fahman,*/ H.T. Romly Qomaruddien. Penulis adalah anggota Dewan Hisbah PP. Persatuan Islam  Komisi ‘Aqidah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akhir zamanakhlakakidahmanhajmuamalahperadabansyariahwarisan kenabian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bantuan Ulama Aljazair untuk Gaza Tertahan di Mesir
Tulisan selanjutnya Presiden Jokowi Mengaku Takkan Biarkan KPK Diperlemah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

Berita
30 Juni 2026 16:35
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?