Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Demonstran Buddha Halang-Halangi Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 September 2017 13:31 1:31 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 September 2017 13:31
Bagikan
Para biksu membawa spanduk: "Pendukung orang Rohingya adalah musuh kami"
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepolisian di Myanmar telah bentrok dengan sekelompok orang yang menghalang-halangi bantuan ke Rakhine sementara sembilan orang meninggal dalam sebuah kecelakaan yang melibatkan satu truk Palang Merah di Bangladesh lapor Aljazeera pada Kamis 21 September 2019.

Kejadian pada Rabu itu menghambat upaya bantuan yang sangat dibutuhkan oleh Muslim Rohingya yang telah lari dari kekerasan di Myanmar yang mayoritas beragama Buddha.

Sekitar 300 massa Buddha di ibukota negara bagian Rakhine, Sittwe, berkumpul pada larut malam Rabu di sebuah dermaga di mana perahu yang membawa barang-barang bantuan sedang bersiap menyeberangi sungai menuju Maungdaw, kantor berita Reuters mengatakan.

Massa memaksa ICRC (Komite Palang Merah Internasional) untuk menurunkan bantuan tersebut dari perahu dan mencegahnya pergi, harian Global New Light of Myanmar melaporkan pada Kamis, mengutip Komite Informasi Myanmar.

Para petugas kepolisian tiba di saat gerombolan orang itu mendekati dermaga, sementara beberapa biksu Buddha juga mencoba menenangkan massa, tetapi massa mulai melempar “batu dan Molotov ke arah polisi anti huru-hara,” laporan itu mengatakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Delapan orang telah ditahan dan beberapa polisi terluka sebelum keadaan kembali tenang.

ICRC mengonfirmasi insiden tersebut dan mengatakan pihaknya akan terus mencoba dan mengirimkan bantuan ke wilayah itu.

“Kami akan terus melanjutkan, tidak ada yang ditunda,” Graziella Leite Piccoli, jurubicara wanita ICRC untuk Asia, mengatakan pada kantor berita AFP.

Baca: Militer Myanmar ‘Sengaja Bakar’ Desa-Desa Muslim Rohingya

Ketegangan komunal masih relatif tinggi di Rakhine di mana perlawanan pejuang Rohingya pada akhir bulan lalu mendorong tindakan keras dari militer, membuat 420.000 orang mengungsi ke Bangladesh dalam apa yang disebut PBB sebagai sebuah tindakan “pembersihan etnis”.

Kelompok-kelompok bantuan kemanusiaan khawatir puluhan ribu orang yang terperangkap di Rakhine sangat membutuhkan bantuan, namun akses kemanusiaan masih sulit meskipun janji pemerintah untuk memberikan jalur aman.

Krisis itu telah menyebabkan kecaman pada pemimpin de-facto negara itu, Aung San Suu Kyi, karena menolak menyalahkan pihak militer Myanmar atas tindakan itu, yang oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron katakan sama dengan “genosida”.

Berita-berita bentrokan di Rakhine, di mana pasukan keamanan telah meluluhlantakkan sejumlah desa Rohingya, muncul di saat sebuah truk yang disewa oleh Palang Merah dan ICRC mengalami tabrakan di Bangladesh, menyebabkan sembilan orang meninggal dunia dan melukai 10 lainnya.

“Truk itu sedang membawa makanan untuk pengungsi Rohingya di perbatasan, termasuk untuk mereka yang terdampar di daratan yang tak berpenghuni,” Yasir Arafat, wakil kepala kepolisian di distrik perbatasan Bandarban, mengatakan pada AFP.

Ratusan ribu pengungsi Rohingya telah membanjiri Bangladesh sejak akhir Agustus lalu, tinggal berdesak-desakan di kamp-kamp dan penampungan sementara dekat kota perbatasan Cox’s Bazar.

Kelompok-kelompok bantuan kemanusiaan telah kewalahan dengan arus besar yang masuk dan memperingatkan akan adanya krisis kemanusiaan di kamp-kamp tersebut, di mana mereka berupaya untuk membangun tempat tinggal dan memberikan jatah makanan.

Pemerintah Bangladesh sedang membangun sebuah kamp berukuran besar baru untuk menampung 400.000 orang, tetapi PBB mengatakan itu akan memakan waktu sebelum dilengkapi dengan tenda, toilet dan fasilitas medis.

Pemerintah Myanmar mendapat serangan dari para pemimpin dunia yang mendesak negara itu mengatasi krisis itu dan menghukum militer atas serangan pada Rohingya, yang banyak dicaci maki  dengan sebutan “Bengal” di Myanmar.

Baca: ‘Zona Bebas Muslim’ Dinilai Semakin Meningkat di Myanmar

Tetapi Myanmar, yang telah dituduh meremehkan kekerasan itu, bersikeras kalau krisis itu sedang mereda.

“Saya dengan bahagia memberitahukan anda bahwa situasi telah meningkat,” Henry Van Thio, wakil presiden kedua Myanmar, mengatakan pada Majelis Umum PBB pada Rabu.

Dia berkilah tidak ada bentrokan sejak 5 September dan menambahkan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk mengizinkan bantuan masuk.

“Bantuan kemanusiaan merupakan prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan itu diterima oleh semua yang membutuhkan, tanpa diskriminasi,” katanya.

Terdapat lebih dari satu juta etnis Rohingya di Myanmar sebelum krisis terakhir ini, namun hampir setengahnya telah melarikan diri sejak perlawanan pejuang Tentara Pembebasan Rohingya Arakan (ARSA) pada 25 Agustus dibalas oleh militer Myanmar yang menyasar para penduduk sipil etnis Rohingya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amnesty internasionalAmnesty Internationalbiksu budhaBuddha Myanmaretnis Muslim RohingyagenosidaHak Asasi ManusiaHAMHAM di Myanmarjunta militer MyanmarKekerasan RohingyaKemanusiaanpembakaran kampung Rohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Palestina Peringati Tahun Baru Hijriyah di Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya erdogan palestina Erdogan Sebut Uni Eropa Tak Memegang Janjinya Mendukung Pengungsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?