Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Pelaku Homo dan Lesbi Lebih Besar Terkena Kanker

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Mei 2011 11:00 11:00 am
Ahmad
Dipublikasikan 20 Mei 2011 11:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kanker bisa disebabkan oleh beberapa hal antara lain pola hidup yang tidak sehat dan faktor turunan. Namun beberapa tahun belakangan sebuah studi di Amerika menyebutkan laki-laki pelaku gay (homoseksual) lebih mungkin terkena kanker daripada yang ‘lurus’. Sebuah penelitian yang diterbitkan di sebuah jurnal kanker menemukan bahwa pelaku gay (homo) dua kali lebih mudah terserang kanker daripada pria normal.

Penelitian ini dilakukan pada 122.345 orang di California. Sebanyak 1.493 laki-laki dan 918 wanita menyatakan mereka adalah homoseksual. Sedangkan 1.116 wanita merupakan biseksual.

Sebelumnya pada tahun 2001, 2003, 2005, California Health melakukan wawancara kepada 3.690 pria dan 7.252 wanita. Mereka mengakui telah didiagnosa menderita kanker pada beberapa titik kehidupan mereka.

Sebegaimana dipublikasikan The Journal Cancer menyebutkan, wanita lesbian dan biseksual juga memiliki resiko yang lebih besar terkena kanker daripada yang heteroseksual. Namun menurut Cancer Research Inggris perlu ada penelitian lebih lanjut untuk mengetahui alasannya.

Para penulis berspekulasi angka penderita kanker bisa meningkat karena tingginya penderita kanker dubur pada pria homoseksual atau penderita HIV. Ini disebabkan oleh Human Papilloma Virus.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Jason Warriner, Direktur Klinis Bagian HIV dan Kesehatan Seksual di Terrence Higgins Trust, mengatakan,”Kami tahu HIV bisa menyebabkan kanker jenis tertentu. Dan gay memiliki resiko yang lebih tinggi terjangkit HIV daripada pria heteroseksual.”

Ia berkata bahwa saat ini pemerintah telah menjalankan program vaksinasi nasional kepada anak-anak perempuan. Tapi mengingat angka penderita kanker oral dan anal meningkat, ada kemungkinan program ini diperluas mencakup anak laki-laki.

Jessica Harris, Petugas Senior Informasi Kesehatan di Cancer Research UK, mengatakan sudah ada bukti mengenai ketidaksetaraan kesehatan berdasarkan orientasi seksualitas seseorang. Misalnya tingkat merokok pada kaum homoseksual lebih tinggi daripada kaum heteroseksual.
Selain itu, psikologi kesehatan seseorang pun turut ambil andil di sini. Merujuk padakesehatan penderita kanker yang selamat, ada perbedaan yang terlihat.

Perbedaan ini muncul berdasarkan perbedaan orientasi seksual.

Wanita homoseksual cenderung menyatakan dirinya dalam kondisi kesehatan yang biasa atau bahkan buruk ketimbang yang heteroseksual.

Dr. Ulrike Boehmer, dari The Boston University School of Public Health, berkata, “Salah satu penjelasan umum mengapa wanita lesbian dan biseksual memiliki laporan kesehatan yang lebih buruk dibandingkan yang heteroseksual adalah faktor stress termasuk kesehatan psikologis akibat pengalaman diskriminasi, prasangka, dan kekerasan yang pernah mereka alami”.

Dia menyerukan agar pelayanan kesehatan pada penderita kanker lesbian dan biseksual harus ditingkatkan. Dan jalankan program-program yang fokus pada pencegahan kanker primer dan deteksi dini kanker pada pria homoseksual.
Data yang sama juga ditemukan pada wanita melalui orientasi seksualnya.

Penelitian menemukan pada lesbian dan biseksual yang menderita kanker memiliki kesehatan yang lebih buruk dibandingkan dengan wanita heteroseksual yang menderita kanker. Begitu juga dengan pria.

Hasil survei membuktikan, dari 51 ribu pria sekitar 3.690 menderita kanker, 8 persen pria gay dan 5 persen pria normal. Hasil survey tersebut tidak dengan membedakan ras, tingkat pendapatan atau umur. Hanya berdasarkan gay atau normalnya kecenderungan seksual seorang pria.

Nah, selain berdosa dan menghawatirkan, ada baiknya bagi yang terkenal kelainan orientasi seks ini segera konsultasi ke dokter untuk melakukan terapi agar kembali normal.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KNPI Minta Menag Klarifikasi Soal Al Zaitun
Tulisan selanjutnya Sejarah Hubungan Politik Ikhwanul Muslimin-Qibthy

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?