Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Hakikat Sabar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Oktober 2017 14:02 2:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Oktober 2017 14:02
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

“Kenapa nilai ulangannya jelek sekali. Rasanya aku sudah cukup sabar mengajarinya.”

“Kesabaranku sudah habis, kelakuannya seringkali membuat emosiku naik.”

Bisa dikata, setiap manusia pasti pernah diuji kesabarannya dalam kehidupan sehari-hari. Ada-ada saja persoalan yang membuat dia harus menanggung sabar tersebut.

“Aku sudah sabar.”

Pernyataan tersebut acap keluar dari orang yang mengaku sudah bersabar. Dengan ucapan itu, seolah ia lalu membenarkan sikapnya, yang dianggap sudah sejalan dengan kesabarannya.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Namun jika jujur, apakah kita semua sudah mengetahui hakikat sabar yang sebenarnya?

Orang yang bagaimanakah yang disebut  sebagai orang yang sabar? Adakah ia punya batas yang bisa diketahui?

Baca: Bagaimana agar bisa menjadi istri yang sabar?

Sebuah ungkapan menyebut, sabar itu ilmu tingkat tinggi,  belajarnya setiap hari, latihannya setiap saat, ujiannya sering mendadak,  sekolahnya seumur hidup.

Benarkah demikian?

Uswatun hasanah umat Islam yaitu Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam (Saw), yang perangainya  mampu membuat seluruh manusia berdecak kagum, adalah teladan luar biasa bagi seluruh alam.

Sikapnya dalam  menghadapi perilaku jahat kafir Quraisy dan kelembutan orang-orang beriman  merupakan bukti kesabaran dan ketabahannya yang patut kita contoh.

Mengenai kesabaran, Allah juga menuang satu penjelasan yang sangat bermanfaat dalam al-Qur’an.

Allah berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ ١٥٣‏

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu,  sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. ” (Al-Baqarah [2]: 153).

Allah mengajarkan, bahwa shalat dan  sabar akan memberi pertolongan dalam setiap urusan-urusan seseorang dalam  hidupnya.

Sebagaimana Allah memberi jaminan bahwa Dia akan membersamai orang-orang  yang sabar dalam waktu luang dan sempit sekalipun.

Lebih jauh, Ibnu al,-Qayyim al-Jauziah menjelaskan dalam kitab Madarijus Salikin, tentang hakikat sabar tersebut.

Di antaranya:

Sabar di atas ketaatan kepada Allah Ta’ala, dengan  mengerjakan segala perintah-Nya.

Siapa yang ingin menjadi Muslim kaffah, maka amalkanlah al-Qur’an dan  sunnah. Sedungguhnya Allah menyediakan surga dan pahala yang berlipat-lipat bagi orang  yang bertakwa.

Namun, setan juga terus berusaha mengganggu manusia  dari arah depan belakang, samping kanan dan kiri serta menggagalkan  niat baik manusia beribadah kepada Allah.

Karena istimewanya hadiah tersebut, jalan yang ditempuh terkadang penuh  dengan lika-liku. Dan karena indahnya hadiah yang diberikan Allah, setiap  Muslim dituntut untuk bersabar dalam menjalankan syari’at Allah.

Baca: Bersabar dalam Ujian, Bersyukur dalam Kenikmatan

Sabar dari perbuatan maksiat,  selalu menahan diri dari segala yang dilarang  oleh Allah.

Ada beberapa hal yang diharamkan dalam  ajaran Islam. Seperti, minum khamr, mencuri, berzina dan membunuh. Allah  mengharamkan perbuatan tersebut karena terdapat mudharat di dalamnya.

Tetapi setan selalu menjadikan indah hal-hal yang telah diharamkan Allah.

Semua itu merupakan ujian, apakah kita tetap meninggalkan hal yang  diharamkan, atau justru melanggar larangan Allah.

Sebagai orang  beriman, kita memerlukan kesabaran agar tidak tergiur bujukan setan untuk  berbuat maksiat.

Sabar atas segala musibah yang menimpa

ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتۡهُم مُّصِيبَةٞ قَالُوٓاْ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيۡهِ رَٰجِعُونَ

(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna  lillaahi wa innaa ilaihi raaji´uun

Sesungguhnya apa yang kita miliki hanyalah titipan dari Allah.

Allah  menitipkannya pada hamba-Nya untuk menguji apakah ia dapat menjalankan  amanah yang baik atau tidak. Maka apabila titipan tersebut diambil kembali oleh  Allah, sudah seharusnya ia menghadapi dengan adab yang baik.

Baca: Sabar Hadapi Cobaan, Semoga Pertolongan Segera Datang

Sesungguhnya  musibah yang Allah berikan kepada hamba-Nya merupakan ujian kenaikan iman  yang harus dihadapi.

Apabila seseorang yang mendapat musibah dapat  menghadapinya dengan ikhlas dan sabar, maka Allah akan menaikkan  keimanannya dan menyediakan pahala baginya.

Semakin besar kadar iman seseorang,  maka kian berat pula ujian keimanannya.

Demikian, semoga kita semua termasuk orang-orang yang sabar.*/ Arsyis Musyahadah, lulusan STIS Hidayatullah, pegiat komunitas menulis PENA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ihlasmusibahsabarsyukur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pondasi-pondasi Membangun Masjid sebagai Pusat Kejayaan Umat
Tulisan selanjutnya Brigade Al-Qassam Sampaikan Tahniah pada Ultah ke-72 TNI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?