Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arab Saudi telah Selamatkan 52.000 Artefak Bersejarah Sejak 2011

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2017 20:28 8:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2017 20:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Saudi Commission for Tourism and National Heritage (Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Saudi/SCTH) mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mendapatkan kembali lebih dari 52.000 artefak dari dalam dan luar negeri sebagai bagian dari Proyek Nasional Perekaman Digital Peninggalan Purbakala, yang mengikuti standar internasional untuk pencatatan dan pengarsipan arkeologi.

Proyek ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menyimpan semua situs bersejarah, artefak, monumen bersejarah dan bangunan warisan urban ke dalam registrasi digital nasional komprehensif yang terhubung dengan peta digital multi-dimensi, yang kompatibel dengan teknologi GIS modern dan database, peta, gambar dan grafis digital.

Direktur Jenderal Pengarsipan dan Perlindungan Peninggalan Purbakala di SCTH, Naif Al-Qannour, mengatakan: “Proyek penyimpanan digital baru ini menyimpan informasi dan laporan rinci tentang 32.000 artefak yang diambil dari luar Saudi dan 20.000 yang diserahkan oleh warga ke SCTH sejak Pangeran Sultan bin Salman, presiden SCTH, meluncurkan kampanye penyelamatan artefak nasional pada 2011.”

“Beberapa artefak ditemukan di sepanjang perjalanan artefak-artefak itu di luar Arab Saudi melalui para penjelajah asing yang memindahkannya ke negara-negara lain.” lanjut Al- Qannour, “Salah satu yang paling terkenal adalah artefak Batu Tayma, yang ditemukan oleh Charles Huber dan kemudian dipamerkan di Museum Louvre di Paris.”

Baca: Warga AS Kembalikan Artefak Kuno ke Saudi

Dia juga menjelaskan bahwa banyak karyawan perusahaan asing, terutama mereka yang bekerja di industri minyak, mengunjungi banyak wilayah di Arab Saudi untuk mempelajari fenomena geologi dan alam di wilayah-wilayah itu. Mereka mengumpulkan artefak-artefak yang mereka temukan lalu menyerahkannya ke museum-museum nasional di negara asal mereka.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Para perampok di situs-situs arkeologi kadang- kadang menggali untuk mencari barang-barang berharga arkeologi demi memperoleh keuntungan finansial dengan cara cepat,” kata Al-Qannour, “Dengan demikian, mereka menghancurkan bukti arkeologis penting yang ditemukan di situs-situs tersebut, baik di darat maupun di laut.”

Al-Qannour menyatakan bahwa SCTH akan terus bekerja untuk mendapatkan kembali, menyelamatkan dan melindungi artefak-artefak dan telah merilis sebuah daftar merah artefak-artefak yang dicuri dari situs-situs di dalam negara Arab Saudi dan informasi tentang hal itu berguna untuk membuat artefak-artefak itu lebih mudah untuk diidentifikasi.  SCTH juga telah mengumumkan akan memberi imbalan uang kepada mereka yang menyerahkan artefak atau melaporkan artefak yang hilang atau dicuri.

Baca: Inilah Rancangan Perluasan Masjid Nabawi

Pada tahun 2011, Pangeran Sultan meluncurkan kampanye penyelamatan artefak-artefak nasional, termasuk program-program dan inisiatif-inisiatif media dan budaya yang bertujuan untuk memberi penerangan dan informasi kepada warga tentang nilai artefak dan pentingnya menyerahkannya ke SCTH.

Baru-baru ini, SCTH merilis daftar 140 nama warga negara Saudi yang mengembalikan artefak, melaporkan situs arkeologi atau bekerja sama dengan SCTH dalam melindungi warisan budaya negara antara 2013 dan 2017. Mereka akan mendapatkan penghargaan pada Forum Peninggalan Purbakala Pertama, yang akan diselenggarakan di bawah naungan Raja Salman, pada 7 November di Museum Nasional di Riyadh.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiarkeologiArtefakgeologimuseumpariwisataPeninggalan PurbakalaWarisan Nasional Saudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 6 Fraksi DPR Setuju Perppu Ormas, PAN-PKS-Gerindra Menolak
Tulisan selanjutnya Dua Tahun Dipenjara Zionis, Akhirnya Muhammad Musthafa Bertemu Ayahnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?