Hidayatullah.com–Bertempat di Istana Gubernur Madinah, Kamis (09/11 2017), Pelayan Dua Tanah Suci Raja Salman bin Abdul Aziz Al Saud menghadiri malam penyambutan masyarakat Madinah sekaligus peresmian proyek pembangunan di provinsi itu.
Turut menyambut kedatangan Raja Salman, Gubernur Madinah Pangeran Faisal bin Salman bin Abdul Aziz Al Saud dan Wakil Gubernur Madinah, Pangeran Saud bin Khalid bin Faisal bin Abdul Aziz Al Saud. Acara diawali dengan lagu kebangsaan Arab Saudi kemudian pembacaan ayat suci al-Qur’an.
Dr. Nizar bin Ubaid al-Madani, Menteri Negara Urusan Luar Negeri Arab Saudi didaulat untuk membacakan sambutan perwakilan masyarakat Madinah di hadapan Raja Salman.
“Adalah kemuliaan bagi kami untuk mengucapkan selamat datang kepada Yang Mulia, mewakili penduduk Madinah yang bergembira atas kedatangan Yang Mulia, dan senang atas kehadiran Yang Mulia di tempat hijrahnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,” tutur Nizar kutip akun twitter resmi Pemerintah Provinsi Madinah @imarat_almadinah.
Baca: Arab Saudi Bangun Pusat Hadis Nabi Terbesar di Madinah
“Kami dan bangsa kami di negeri kami semuanya adalah Pelayan Dua Tanah Suci, dan Alhamdulillah di negeri kami dapat merasakan kemanan dan kenyamanan. Para Jamaah haji, jamaah umrah, para peziarah, dapat mengujungi Madinah dan mengunjungi negeri yang besar ini dalam keadaan aman dan nyaman, Alhamdulillah, kewajiban bagi kami untuk bersyukur kepada Allah atas nikmat ini,” tambah Nizar.
Dalam kunjungan dua hari ini, Raja Salman meresmikan beberapa proyek pembangunan. Di antaranya; Proyek Perusahaan Listrik Saudi yang terdiri dari Stasiun Bandara Baru, Stasiun dan Jaringan al-Khandaq, Stasiun dan Jaringan al-Khatam, Stasiun dan Jaringan al-Khalidiyah, Stasiun dan Jaringan Pusat Kota dengan nilai proyek 1.680.499.231 Riyal Arab Saudi.
Juga Proyek-proyek Kementerian Perhubungan Arab Saudi, yang terdiri dari Perluasan Pelabuhan Industri Raja Fahd, Stasiun Kereta Api Cepat Madinah, Pembangunan Jalan Bebas Hambatan Madinah – al-‘Ula – Tabuk (Sesi Pertama dan Kedua), Pembangunan Persimpangan Jalan Pangeran Nayef bin Abdul Aziz dengan Jalan Bebas Hambatan Madinah-Yanbu’ serta Perluasan Pelabuhan Dagang Yanbu’ dengan nilai proyek 3.070.099.446 Riyal Arab Saudi.
Termasuk juga Proyek Kementerian Lingkungan, Air dan Pertanian berupa Tempat Penyimpanan Air Madinah Timur sebesar 500.000 m3 dengan nilai proyek 135.000.000 Riyal Arab Saudi.
Baca: Kereta Kecepatan Tinggi Makkah-Madinah Beberapa Bulan Lagi Beroperasi
Proyek Organisasi Biji-bijian Saudi berupa Pembangunan Stasiun Madinah Kedua dengan hasil produksi 600 ton gandum/hari dengan nilai proyek 173.927.666 Riyal Arab Saudi.
Tidak lupa, Proyek Universitas Islam Madinah berupa Pembangunan Kantor-kantor Biro (Fase ke-2), Pembangunan Asrama Mahasiswa (Fase ke-10 dan 11), Pembangunan Kantor Pusat Informasi 100, Pembangunan Asrama Dosen (Fase ke-4) dengan nilai proyek 229.384.570 Riyal Arab Saudi.
Proyek-proyek Kementerian Pendidikan yang terdiri dari Pembangunan 14 Sekolah, Gelanggang Olahraga dan Gudang Penyimpanan Pusat dengan nilai proyek 131.519.790 Riyal Arab Saudi.
“Insyaallah kami akan menjadi sebagaimana orang tua kami Abdul Aziz dan anak-anak setelahnya, walhamdulillahirabbail’aalamiin, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,” sambutan Raja Salman dalam peresmian proyek ini.*/Imam Khairul Anas