Hidayatullah.com–Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kairo menghimbau kepada mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir agar tidak turut campur dengan urusan politik Mesir. Hal ini disampaikan pihak KBRI Kairo di sela-sela kunjungan silaturrahim dan buka puasa bersama dengan Keluarga Mahasiswa Kalimantan Mesir (KMKM), Ahad (28/07/13).
Minister Counsellor Politik, Meri Binsar Simorangkir, yang mewakili Duta Besar Republik Indonesia di Kairo, mengingatkan kepada mahasiswa supaya tidak ikut campur dalam urusan politik Mesir. Campur tangan itu meskipun hanya menuliskannya di situs-situs jejaring sosial ataupun berkomentar kepada orang Mesir.
Menurutnya, bentuk campur tangan sekecil apapun sedikit banyaknya bisa berdampak pada keamanan WNI yang ada di Mesir.
“Setiap dari kita memang berhak untuk memihak baik kepada pro maupun kontra, tapi untuk menjaga keamanan bersama, lebih baik hal itu disimpan sendiri saja,” tutur Meri.
Meri juga menambahkan supaya mahasiswa lebih bisa menjaga diri di tengah situasi krisis politik Mesir saat ini. Tempat-tempat konsentrasi demonstrasi agar dihindari.
“Kondisi politik Mesir sekarang sedang krisis, kita di sini harus pandai-pandai menjaga diri,” himbau Meri.
Meski begitu, mahasiswa diharapkan selalu mengikuti perkembangan yang terjadi di Mesir. Tidak ikut campur dan menjaga keamanan bukan berarti tidak mau tahu kondisi yang tengah terjadi di Mesir sekarang ini. Namun mahasiswa diminta bisa selektif dan kritis dalam mengikuti informasi yang berkembang, agar tidak mudah terprovokasi.
“Walau bagaimanapun kalian adalah saksi sejarah Mesir saat ini. Sehingga jika pulang ke Indonesia dapat menceritakan kondisi yang terjadi sebenarnya.”
Sementara itu, Kepala Sekolah Indonesia Kairo (SIC), Sutrisno, meminta kepada mahasiswa agar tetap fokus belajar saja selama di Mesir.
“Jangan ikut berpolitik di sini. Di sini tugas kalian belajar. Berpolitik nanti ketika pulang ke Indonesia,” tegas Sutrisno.
Mahasiswa juga diminta agar selalu melakukan komunikasi dengan pihak KBRI terkait kondisi keamanan di Mesir. Selain itu, mahasiswa diminta agar selalu membawa kartu tanda pengenal setiap kali keluar rumah, minimal foto copi paspor dan visa.
Pihak KBRI Kairo telah membuka pelayanan 24 jam di kantor konsuler KBRI Kairo di Nasr City. Bagi setiap mahasiswa ataupun WNI lainnya yang membutuhkan bantuan darurat, dapat menghubungi pihak KBRI Cairo kapan saja. Nomor hotline konsuler: 01022229989 / 01015185795.*