Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pendeta Dublin: Jangan Pakai Kata Christmas, Sudah Dibajak Santa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 November 2017 11:21 11:21 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 November 2017 11:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pendeta Katolik mendesak agar gereja tidak lagi memakai kata “Christmas”, karena kata itu sudah dibajak oleh Sinterklas dan rusa-rusa kutub.

Romo Desmond O’Donnell, rohaniwan Katolik yang berbasis di Dublin, Irlandia Utara, mengatakan dirinya berkeyakinan sekarang umat Kristen seharusnya menggunakan kata “Nativity” untuk menggantikan “Christmas”, sebab istilah terakhir itu sudah kehilangan maknanya akibat komersialisasi besar-besaran.

“Kita sudah kehilangan Christmas, seperti halnya kita kehilangan Easter (Paskah), dan kita harus mencampakkan kata itu sepenuhnya,” kata O’Donnell kepada Belfast Telegraph (17/11/2017).

“Kita perlu melepaskannya, kata itu sudah dibajak dan kita harus mengakui dan menerimanya,” imbuh O’Donnell.

“Saya tidak bermaksud merenggut apapun dari orang-orang, saya hanya meminta agar diberikan ruang bagi orang beriman* bahwa Christmas tidak ada hubungannya dengan Santa dan Reindeer,” kata O’Donnell merujuk sosok Sinterklas dan rusa-rusa kutub penarik kereta saljunya, yang kerap dijadikan ikon penjualan barang obral di toko dan pusat perbelanjaan menjelang dan sesudah perayaan Natal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pengalaman relijius saya akan Christmas sejati, seperti banyak orang lain, sangat dalam dan nyata seperti halnya udara yang saya hirup. Namun, orang-orang tak beriman berhak dan memerlukan perayaan juga, sebab hal itu esensial dalam dinamika manusia dan kita semua memerlukannya di dalam kehidupan yang keras ini,” papar O’Donnell.

Sebagai seorang sarjana Bibel dan psikolog, dia bahkan mengutip isi kitab suci Kristen untuk berargumen bahwa sedikit minuman anggur (minuman beralkohol) diperbolehkan untuk menyenangkan hati.

“Bagi saya tidak masalah orang-orang Kristen memilih untuk merayakan Christmas dengan pergi makan-makan dan menikmati segelas minuman anggur. Namun, komersialisasi apa saja itu tidak ada baiknya,” tegasnya.

 

O’Donnell mengakui bahwa dirinya tidak berharap institusi gereja akan bersedia mengganti istilah Christmas dengan kata lain. Namun dia juga memperingatkan bahwa jika menolak, maka akan ada konsekuensinya.

“Itu artinya bahwa sekularisme dan kehidupan modern akan terus menggilas gereja,” kata rohaniwan Katolik itu.

“Itu akan menjadi awal keruntuhan institusional. Saya sudah melihatnya terjadi di seluruh dunia; di Malta, Polandia dan Uruguay, dan itu sudah mulai terjadi juga di Irlandia,” ujarnya.

“Ini seperti melihat film yang sama diulang lagi, terus diulang lagi… Gereja Protestan juga bergelut dengan hal yang sama,” imbuhnya.

“Bagi kebanyakan orang, tuhan hanyalah sekedar kata yang mewakili satu sosok yang bisa dipersalahkan atas bencana yang mereka alami, atau menjadi tempat bersandar ketika mereka dalam kesedihan. Dan realitasnya adalah ‘Christmas’ artinya bukan lagi ‘Christmas’,” pungkas O’Donnell.

Dilansir RT, komentar O’Donnell itu diutarakan setelah toko roti terkemuka di Inggris, Greggs, dipaksa meminta maaf karena telah mengganti bayi Yesus dengan roti gulung sosis dalam gambar kalender promo terbarunya.

Di Indonesia, orang Kristen memakai kata Natal untuk menyebut Christmas, hari perayaan kelahiran Yesus. Natal berasal dari bahasa Latin, natalis atau nat(us), yang artinya kelahiran seorang anak.*

* beriman pada ajaran Kristen.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Miliki Rasa Takwa dan Berbuat Keadilan
Tulisan selanjutnya Wapres JK: Budaya dan Bahasa Melayu Menjadi Pemersatu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?