Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

41 Anggota Aliansi Militer Negara Muslim Bertemu Bahas Penanganan Terorisme

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 November 2017 12:29 12:29 pm
Ahmad
Dipublikasikan 28 November 2017 12:29
Bagikan
41 negara bergabung dalam Aliansi Militer Negara Muslim (Koalisi Militer Negara Islam Kontra Terorisme/IMCTC)
Bagikan

Hidayatullah.com—Koalisi Militer Negara Islam Kontra Terorisme (IMCTC) mengumumkan perang total terhadap terorisme. IMCTC atau dikenal juga dengan nama Aliansi Militer Islam (IMA) yang dipimpin Arab Saudi ini menyatakan perang ditujukan terhadap teroris, bukan pada negara atau sekte tertentu.

Pembentuk aliansi, Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman, berjanji untuk melenyapkan terorisme dari muka bumi dengan menggunakan sumber daya yang tersedia.

Pengumuman perang terhadap terorisme itu disampaikan Pangeran Mahkota Saudi yang juga menteri pertahanan Saudi  Pangeran Muhammad dalam pidato sambutan pembukaan konferensi IMCTC di Riyadh Ahad (26/11/2017) mengajak anggota merenung untuk memikirkan serangan teror.

“Serangan hari Jumat di Mesir adalah kejadian yang sangat menyakitkan dan harus membuat kita merenung dengan cara internasional dan kuat peran terorisme dan ekstremisme ini,” kata Pangeran Muhammad kepada para delegasi.

”Hari ini kita mulai mengejar terorisme, dan kita melihat kekalahannya di banyak sisi di dunia, terutama di negara-negara Muslim,” katanya dikutip Reuters, Senin (27/11/2017).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Arab Saudi Bentuk Aliansi Militer Islam Gabungan 34 Negara Minus Iran

Deklarasi perang melawan terorisme ini berselang beberapa hari setelah serangan bom menggucang Masjid Al-Rawdah di Sinai Utara, Mesir, usai salat Jumat pekan lalu. Serangan bom dan penembakan brutal tersebut menewaskan lebih dari 300 orang.

Anggota Aliansi Militer Islam secara resmi terdiri dari 41 negara, tidak termasuk negara-negara dengan pemerintah yang didominasi Syiah, seperti Iran, Iraq atau Suriah. Namun, lantaran Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain sedang berseteru dengan Qatar, delegasi Doha tidak hadir di KTT tersebut pada hari Ahad.

”Ancaman terbesar dari terorisme dan ekstremisme tidak hanya membunuh orang-orang yang tidak bersalah dan menyebarkan kebencian, tapi juga menodai reputasi agama kita (sebagai agama damai) dan mendistorsi kepercayaan kita,” kata Pangeran Mahkota Saudi. ”Kami tidak akan membiarkan ini terjadi.”

Pada bulan Mei lalu, selama KTT Arab-Islam-AS, negara-negara koalisi Islam yang dipimpin oleh Saudi sepakat untuk mencadangkan 34.000 tentara guna operasi anti-terorisme di Iraq dan Suriah. Namun, pertempuran kunci melawan teroris di negara-negara tersebut sekarang berakhir, karena militer Iraq dan Suriah terus menumpas sisa-sisa terorisme di wilayah mereka.

Pembentukan IMA adalah reaksi terhadap ancaman terorisme yang mempengaruhi negara-negara Islam dan non-Muslim dan memperburuk citra agama.

Baca: Tinggalkan Iran, Oman Bergabung Koalisi Islam di Bawah Komando Saudi

Pemerintahan Malaysia yang diwakili Menteri Pertahanan Malaysia,  Hishammuddin Hussein menghadiri acara ini akan mengangkat isu-isu dan upaya untuk mengatasi ancaman terorisme di kawasan ASEAN. Sedang Indonesia sejak awal tak ikut ambil bagian.

Qatar, yang awalnya merupakan bagian dari aliansi tersebut, tidak diundang ke pertemuan. Qatar masih diisolasi oleh kelompok yang dipimpin oleh Arab Saudi karena mendukung terorisme, tuduhan yang dengan tegas dibantah oleh Doha.

Sementara itu Abdulelah al-Saleh, seorang letnan jenderal Saudi dan sekretaris koalisi, mengatakan bahwa Qatar dikecualikan untuk membantu membangun sebuah konsensus untuk meluncurkan operasi. Dia juga mengatakan bahwa kelompok tersebut tidak bertujuan menciptakan blok Sunni untuk melawan Iran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliansi Militer IslamAliansi Militer Negara Muslimarab saudiIMAIMCTCKoalisi Militer Negara Islam Kontra TerorismeMohammad bin SalmanPangeran Mahkota Arab Saudisunniterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Makan dari Hasil Usaha Tangan Sendiri
Tulisan selanjutnya Hariri: Libanon Tidak Bisa Berbuat Apa-apa Terhadap Hizbullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?