Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kuwait Tahan 68 Aktivis dan Anggota Parlemen karena Kasus Protes Politik 2011

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 November 2017 14:47 2:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 November 2017 14:47
Bagikan
Parlemen Kuwait
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan Kuwait pada hari Senin memenjarakan 68 aktivis oposisi, termasuk sembilan anggota parlemen (tujuh orang mantan anggota dan dua orang masih aktif menjabat), dengan masa tahanan mulai dari satu hingga lima tahun karena kasus penyerbuan gedung parlemen Kuwait pada tahun 2011, menurut sumber di pengadilan Kuwait seperti dikutip Al Bawaba, Senin (27/11/2017).

Para terdakwa masih bisa mengajukan  banding atas putusan vonis itu di hadapan Pengadilan Kasasi Kuwait,  pengadilan banding tertinggi di negara itu, kata sumber tersebut tanpa memberikan nama karena mereka tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

Pada akhir 2013, pengadilan pidana membebaskan semua terdakwa dalam kasus itu. Tapi jaksa penuntut umum kemudian menolak pembebasan itu di pengadilan banding.

Baca: Pengadilan Kuwait Nyatakan Hizbullah Sel Teroris

Pengadilan banding yang sama kemudian memvonis Walid Al-Tabtabaie dan Jamaan Al-Harbash – dua orang anggota parlemen yang masih aktif – lima tahun penjara.

Para anggota parlemen itu menyatakan bersalah karena “melawan petugas keamanan” dan “masuk tanpa izin ke dalam bangunan [publik] dengan tujuan untuk melakukan kejahatan”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Kuwait Memberlakukan Kembali Wajib Militer

Setelah vonis diumumkan, Al-Harbash meng-tweet: “Lebih baik meringkuk dalam tahanan daripada menjadi pengkhianat atau bersalah karena kasus suap.”

Pada November 2011, sembilan  anggota parlemen oposisi – bersama dengan puluhan pendukungnya – menyerbu gedung parlemen di Kota Kuwait untuk memprotes apa yang mereka gambarkan sebagai  “memburuknya situasi politik” negara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anggota parlemenHizbullahJamaan Al-HarbashKuwaitMajelis Nasional Kuwaitmilisi Hizbullah Libanonmilisi SYiahoposisiParlemen KuwaitPengadilan KasasiPengadilan Kasasi Kuwaitpolitik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembantu Ahmadinejad Gelapkan Jutaan Euro dari Negara-Negara Non-Blok
Tulisan selanjutnya Waspadai Bahaya Lisan, Gunakan untuk Berzikir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?