Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Trump Keluarkan Amerika Serikat dari Kesepakatan Migrasi PBB

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2017 07:08 7:08 am
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2017 07:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Donald Trump menarik keluar Amerika Serikat dari kesepakatan Perserikatan Bangsa-Bangsa soal migrasi.

“Hari ini, Perwakilan Amerika Serikat untuk PBB telah memberitahukan Sekjen PBB bahwa Amerika Serikat mengakhiri partisipasinya dalam Global Compact on Migration,” kata misi AS di PBB seperti dilansir Deutsche Welle Ahad (3/12/2017).

Pada September 2016, seluruh 193 anggota Majelis Umum PBB mengadopsi New York Declaration for Refugees and Migrants.

Deklarasi tidak mengikat itu mencakup janji untuk melindungi para migran, membantu migran berintegrasi, membuat pedoman soal perlakuan terhadap migran rentan dan memperkuat tata kelola migrasi global, serta sejumlah isu lainnya.

Dalam pernyataannya misi AS di PBB mengatakan bahwa isi Deklarasi New York itu banyak yang tidak sejalan dengan kebijakan migrasi dan pengungsi AS. Oleh karena itu Presiden Trump berketetapan bahwa Amerika Serikat akan mengakhiri partisipasinya dalam kesepakatan global tersebut, yang diharapkan mencapai konsensus internasional di PBB pada tahun 2018.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Rakyat Amerika bangga dengan warisan imigran dan kepemimpinan yang panjang kami” dalam menyokong migran dan pengungsi, kata Dubes AS untuk PBB Nikki Haley.

“Tidak ada negara yang berbuat lebih banyak dari apa yang telah dilakukan Amerika Serikat, dan kebaikan hati kami akan terus berlanjut. Namun, keputusan kami dalam kebijakan-kebijakan migrasi harus senantiasi dibuat oleh rakyat Amerika sendiri saja,” imbuhnya.

“Kami akan memutuskan cara terbaik untuk mengontrol perbatasan-perbatasan kami dan siapa yang diperbolehkan masuk ke negara kami. Pendekatan global seperti termaktub dalam Deklarasi New York tidak kompatibel dengan kedaulatan AS,” kata Haley.

Pemerintahan Trump telah menarik Amerika Serikat dari sejumlah kesepakatan internasional yang dibuat semasa pemerintahan Obama, termasuk kesepakatan soal iklim Paris Accord dan kesepakatan perdaganan Trans-Pasific Partnership.

Pada bulan Oktober, Amerika Serikat menarik diri dari UNESCO, dengan alasan lembaga PBB bidang pendidikan dan kebudayaan itu bersikap “bias” terhadap anti-Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI akan Inisiasi Pertemuan Majelis Ulama se-Dunia
Tulisan selanjutnya Tanpa Sebut Rohingya Paus Fransiskus Yakin Pesannya di Myanmar Sampai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/11/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/aa.
Berita

Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an

Berita
3 November 2026 11:01
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?