Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Surat Pembaca

Sebaiknya Wapres Menahan Diri Bicara Agama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Mei 2012 09:24 9:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Mei 2012 09:24
Bagikan
Bagikan

Kepada
Ykh. Redaksi Hidayatullah
Di Tempat

Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Belum lama ini, Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. Boediono, M.Ec dalam pembukaan Muktamar VI Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Asrama Haji Pondok Gede (24/04/2012) menyampaikan tentang perlunya pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid.

Dikatakan Wapres, apa yang dirasakannya tersebut barangkali juga dirasakan oleh orang lain, yaitu bahwa suara adzan yang terdengar sayup-sayup dari jauh terasa lebih merasuk ke sanubari dibanding suara yang terlalu keras, menyentak, dan terlalu dekat ke telinga.
Menurut Wapres, Al-Qur’an pun mengajarkan kepada umat Islam untuk merendahkan suara sambil merendahkan hati ketika berdoa memohon bimbingan dan petunjuknya.

Sehubungan dengan hal tersebut Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Blimbing Sukoharjo perlu menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

Baca Juga

22 Tahun Wahdah Eksis jadi Ormas
Harga Telur Melambung Tinggi, Bagaimana Islam Mengatasi?
Lemahnya Agama, Penyebab Munculnya Pergaulan Bebas
Uang Kripto sebagai ‘People Money’
Hari HAM Sedunia, Muslim Thailand Selatan Masih dalam Tekanan dan Diskriminasi

1. Adzan tidaklah sama dengan doa, memohon bimbingan ataupun petunjuk Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga tidaklah tepat jika Boediono mengatakan bahwa umat Muslim harus merendahkan suara adzan sebagaimana merendahkan suara dalam berdoa.
2. Pernyataan ini (merendahkan suara adzan) tampak kontradiktif dengan pernyataannya lain yang disampaikan sendiri oleh Boediono bahwa adzan adalah panggilan suci bagi umat Islam untuk melaksanakan kewajiban sholatnya. Jadi secara logika bisa kita katakan kalau azan disampaikan dengan suara rendah maka umat tidak akan mendengarnya. Maka kiranya tak begitu perlulah kita merasukkan suara azan itu kedalam sanubari kita seperti kata Boediono, karena fungsi utama adzan adalah panggilan yang tujuannya didengar dan didatangi.
3. Sebagai pejabat negara yang bukan dari kalangan santri, ustadz, kiai apalagi ulama, sebaiknya Boediono menahan diri dari berkomentar tentang masalah agama Islam. Kita tidak mau kalau salah satu pejabat kita tersebut terkena Kalam Allah Ta’ala dalam QS Al-Isra’ ayat 36:

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”

Billahit taufiq Fastabiqul Khairat

Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Bidang Kominikasi dan Informatika Cabang Pemuda Muhammadiyah Blimbing Sukoharjo

M. Nasri Dini, S.Pd.I (Ketua)
NBM: 1049.881

Heriyanto (Sekretaris)
NBM: 1119.917

Foto: ROL

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wanita-Wanita Terhormat Pilihan Islam [1]
Tulisan selanjutnya Jumlah Umat Islam AS “Menyalip” Yahudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Surat Pembaca

Racun LGBT Makin Meluas, Jaga Ketahanan Keluarga Indonesia

28 Mei 2022 12:30
cerita
Surat Pembaca

Pentingnya Memilih Cerita Sebagai Hiburan

26 November 2021 13:37
Surat Pembaca

Tanggapan atas Pernyataan Bahwa Semua Agama itu Benar

22 September 2021 15:00
Surat Pembaca

Nasyid untuk Wahdah Islamiyah

8 September 2021 07:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?