Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bos Penjualan Huawei China Ditahan dengan Tuduhan Menerima Suap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Desember 2017 09:34 9:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Desember 2017 09:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Huawei Technologies, perusahaan pembuat ponsel terbesar ketiga di dunia, hari Rabu (27/12/2017) mengatakan bahwa kepolisian China sedang melakukan penyidikan, setelah kepala penjualan ponsel pintarnya di China ditahan dengan tuduhan menerima suap.

Huawei, yang tahun-tahun belakangan menyalip Apple Inc dan lainnya sebagai penguasa pasar ponsel pintar di China tetapi sekarang menghadapi persaingan berat dari rival-rival lokalnya, menolak menjelaskan lebih rinci perihal kasus itu, lapor Reuters.

“Pihak berwenang sedang menyelidiki masalah itu, dan kami tunduk pada kebijakan mereka perihal apa yang boleh diungkapkan,” kata perusahaan itu lewat email kepada Reuters yang menanyakan soal kasus tersebut.

“Kami sangat serius soal etika berbisnis kami, dan tidak ada toleransi bagi perilaku korup,” kata perusahaan itu tanpa penjelasan lebih lanjut.

Namun, dalam sebuah memo yang ditujukan untuk staf internal, Huawei mengatakan bahwa Teng Hongfei –kepala bagian penjualan untuk seluruh wilayah China– telah ditahan dengan tuduhan menerima suap sebagai pejabat non-pemerintah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Reuters belum berhasil menghubungi Teng atau perwakilannya untuk mendapatkan komentar perihal kasus itu.

Menurut profilnya di laman LinkedIn, Teng bekerja di Samsung Electronics dan Nokia sebelum bergabung dengan Huawei pada bulan Juni 2014. Sejak itu, Huawei melampaui Samsung, Apple, Xiaomi dan Lenovo Group guna menjadi penjual ponsel pintar terbesar se-China.

Akan tetapi, posisinya sebagai penguasa pasar terbesar ponsel pintar sedunia itu sejak tahun lalu mulai terancam oleh pesaingnya seperti Oppo dan Vivo. Akibatnya laba Huawei pun menurun.

Huawei menguasai 22,3 persen pasar ponsel pintar di China, diikuti oleh Oppo dengan 21,6 persen pada kwartal ketiga tahun ini, menurut pelacak data industri IDC.

Didirikan oleh Ren Zhengfei, seorang mantan perwira Tentara Pembebasan Rakyat, Huawei yang memiliki lebih dari 180.000 pekerja pada tahun-tahun belakangan melakukan upaya kontrakorupsi di kalangan petingginya.

Pada bulan Januari, Ren melakukan sumpah jabatan bersama dengan para manajer senior yang berjanji untuk tidak melakukan korupsi.

Pada tahun 2014, inspeksi internal Huawei mendapati 116 karyawannya melanggar kebijakan korupsi yang ditetapkan perusahaan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Islam Menobatkan Ustadz Abdul Somad sebagai ‘Asadullah’
Tulisan selanjutnya ‘Kalau Warga Indonesia Pro Israel Itu Ketinggalan Zaman dan Kurang Bacaan’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?