Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ragam

Kupas Tuntas Ustadz Abdul Somad (1)

Bambang S
Terakhir diupdate: 1 Januari 2018 07:22 7:22 am
Bambang S
Dipublikasikan 1 Januari 2018 09:37
Bagikan
Ustad Abdul Somad (UAS)
Bagikan

Hidayatullah.com–Nama Ustadz Abdul Somad (UAS) kini tengah moncer. Video-video ceramahnya banyak ditonton dan diunduh oleh jutaan para pengguna medsos. Suaranya yang lantang saat ceramah dan pemaparannya mendalam menjadi kekhasan sarjana Jurusan Ilmu Hadits Universitas Al-Azhar, Mesir ini.

Pertama kali jagat medsos mengenal ceramah ustadz kelahiran Silau Lama, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ini ketika ia menyampaikan khutbah Jum’at tentang keruntuhan khilafah di Turki dan Erdogan. Tak kurang dari sejuta orang menonton khutbah yang “menggetarkan” itu.

“Itulah pertama ceramah saya dikenal secara nasional,” ujar ustadz kelahiran 17 Mei 1977 ini.

Bagi UAS, khutbah tahun 2014 yang menjadi viral itu tak lepas dari kemajuan teknologi media. Ini, tambahnya, sebuah kesempatan bagi dunia dakwah. Di saat Barat ingin menjadikan segala fasilitas itu untuk merusak anak muda Islam dan fasilitas internet menjadi ajang menebar maksiat, namun justru dakwah bisa hadir di tengah itu semua.

“Saya kira ini tidak terfikirkan oleh Barat sendiri. Bahwa orang mengenal kita bukan dari televisi, justru dari Youtube, Twitter, Whatsapp, dan Instagram,” papar UAS.

Baca Juga

Abu Ubaidah Peringatan Setahun Perang Gaza
Siapa Abu Ubaidah, Sosok Misterius yang Jadi Simbol Perlawanan Palestina?
Toko Buku Tertua di London Berjuang Melawan Waktu
Mengapa Umat Muslim Tidak Boleh Memiliki Bom Atom?
Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”
Tinta Penyesalan: Ketika Tato jadi Beban Seumur Hidup

***

Maka itu, imbuhnya, jangan lewatkan segala kecanggihan itu untuk wasilah dakwah. UAS mengajak anak-anak muda Islam dan para dai agar bisa menguasai itu semua. “Islam tidak pernah melarang, justu ini semua alternatif untuk menyebarkan Islam melalui dakwah di media sosial,” ungkapnya.

Baca: UAS Umrah Bertemu Habib Rizieq, Saling Doakan dan Menguatkan

Nyatanya, penyebaran video dakwah melalui jejaring media sosial memang terus berkembang. Ada yang sengaja mengunduh ceramah dari internet, lalu diproduksi ulang menjadi video singkat dengan menggunakan akun lain. “Ceramah resmi saya ada di Channel Tafaqquh,” tegasnya.

UAS hadir di era yang tepat. Di saat seluruh perangkat komunikasi terkoneksi dengan dunia internet. Di manapun orang berada, ceramah UAS dapat dinikmati. Yang menarik, lulusan S2 dari Daarul Hadits Al-Hassania, Maroko ini mampu memaparkan setiap jawaban dari jamaah secara gamblang.

“Saya coba paparkan setiap persoalan dalam pandangan imam-imam mazhab. Saya ingin umat ini paham tentang perbedaan yang ada dalam mazhab, sehingga kita semua tetap saling menghormati,” ulas UAS.

Namun semua itu, kata UAS, tak lepas dari pendidikan yang ia terima selama menempuh pendidikan di Mesir dan Maroko. Sebelum berangkat studi ke Mesir, ia banyak menerima pelajaran tentang Mazhab Syafi’i dari guru-gurunya di Indonesia. Namun, saat di Mesir, ia diajarkan oleh dosen fikih yang bermazhab Hanafi. Di Maroko, ia banyak berjumpa syaikh-syaikh yang bermazhab Maliki.

“Meski begitu kami tak diajarkan untuk saling menghujat, mentahjir, atau berkelahi gara-gara perbedaan itu,” ungkap UAS.

Baca: UAS Bertemu HRS di Saudi, Derry Sulaiman: Pesan Persatuan Umat

Meski seringkali memaparkan dalil-dalil yang serius, UAS tetap punya cara menyampaikan kepada umat agar mudah dimengerti. Tak jarang, dalam ceramahnya, kerap terlontar ucapannya yang bisa mengulas senyum jamaah. Tak heran, di media sosial ada yang sampai memberikan judul “Video Lucu Ceramah Ustadz Abdul Somad”.

Walhasil, ada sebagian kalangan yang menjadikan hal itu sebagai bahan “serangan” terhadap UAS. Apakah kelucuan itu memang disengaja atau sekedar pencair suasana? Bagaimanakah UAS akan membawa dakwahnya ini? Siapa sebenarnya UAS dan bagaimana ia bisa seperti sekarang?

Untuk menjawab pertanyaan itu, akhir tahun lalu majalah Suara Hidayatullah, menurunkan laporan lengkap  pria yang sehari-hari berprofesi sebagai dosen di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim  (UIN SUSKA) Riau ini. Berikut ini kutipannya yang akan dimuat secara bersambung. Insyaallah.* (Bersambung)

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwah UASDerry SulaimanFPIFront Pembela IslamGerakan Nasional Pengawal Fatwa UlamaGNPF UlamaHabib Rizieq di Arab SaudiHabib Rizieq ShihabHRSHRS hijrahibadah hajiImam Besar FPIKetua Dewan Pembina GNPF Ulamapenolakan UASpersatuan umatpersekusi UASsilaturahimSyeikh Abdus Samad al-PalimbaniUASUAS umrahukhuwah IslamiyahulamaUstadz Abdul Somad
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2017, Penjajah Zionis Rampas 2500 Hektar Tanah Palestina
Tulisan selanjutnya “Dikhitan itu Enak dan Bikin Lega”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

genosida bosnia
Berita

Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Berita
28 Agustus 2026 02:27
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

buzzer muhammadiyah
Ragam

Industri Buzzer Sudah jadi Lahan Bisnis Politik di Indonesia

28 Agustus 2025 10:23
Ragam

Logika Muhammad Ali: “Mengapa Tarzan Berkulit Putih?”

23 Agustus 2025 17:22
Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis Masjidil Aqsha
Ragam

Enam Hal yang Bisa Dilakukan untuk Baitul Maqdis

17 Agustus 2025 18:29
Ragam

“Cracka”: Remaja Peretas CIA dan Bela Palestina

11 Agustus 2025 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?