Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Cemas Pemulangan Etnis Rohingya Tanpa Pemantauan Lembaga Internasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Januari 2018 10:27 10:27 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Januari 2018 10:27
Bagikan
Pengungsi Rohinngya di Kamp Kutupalong, Banglades
Bagikan

Hidayatullah.com–Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres mengungkapkan keprihatinannya atas kesepakatan yang dicapai antara Bangladesh dan Myanmar atas pengembalian ratusan ribu pengungsi etnis Muslim Rohingya tanpa pemantauan penuh oleh badan pengungsi PBB.

Dia mengatakan bahwa penting bagi Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) untuk sepenuhnya terlibat dalam memastikan operasi tersebut sesuai dengan standar internasional.

“Kami yakin akan sangat penting jika UNHCR terlibat penuh dalam operasi tersebut demi menjamin bahwa operasi itu sesuai dengan standar internasional,” kata Guterres dalam sebuah konferensi pers di kantor pusat PBB seperti dilansir AFP, Rabu, 17 Januari 2018.

Baca: Sambangi DPR, UNHCR: Kondisi Warga Rohingya Masih Sangat Memprihatinkan

Guterres khawatir bahwa kelompok pengungsi hanya dikirim kembali ke kamp dan bukan di rumah mereka dan proses pemulangan harus bersifat sukarela dan tidak memaksa.

Periode dua tahun telah ditetapkan untuk menyelesaikan proses berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani di Naypyidaw beberapa hari yang lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Guterres, yang bertugas sebagai komisaris tinggi PBB untuk pengungsi selama 10 tahun, mengatakan bahwa badan pengungsi PBB telah berkonsultasi mengenai kesepakatan tersebut. Namun kemudian tidak menjadi sebuah pihak dalam kesepakatan seperti yang biasanya terjadi pada rencana pemulangan pengungsi.

Kesepakatan berlaku bagi sekitar 750.000 etnis Muslim Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh, meninggalkan daerah yang dihuni mayoritas Budha sejak operasi militer diluncurkan di negara bagian Rakhine pada  pada Oktober 2016 dan Agustus tahun lalu.

Guterres mengatakan penting bahwa pemulangan tersebut berupa sukarela dan orang Rohingya diizinkan kembali ke rumah asalnya bukan ke kamp-kamp penampungan.

“Hal yang terburuk adalah memindahkan orang-orang ini dari kamp-kamp di Bangladesh ke kamp-kamp di Myanmar,” kata Guterres yang berbicara kepada wartawan setelah mempresentasikan prioritasnya untuk tahun 2018 ke Majelis Umum.

Baca: Rezim Myanmar Blokir Badan Bantuan Dunia untuk Rohingya

Negara-negara anggota PBB pada Desember 2107 mengadopsi sebuah resolusi yang mengecam pembersihan etnis di negara bagian Rakhine.

Pejabat Myanmar bersikeras bahwa kampanye itu bertujuan membasmi ‘militan’ Rohingya, yang menyerang pos polisi pada 25 Agustus. Tapi PBB mengatakan bahwa kekerasan tersebut merupakan pembersihan etnis.

Pada catatan terpisah, tujuh orang dilaporkan terbunuh dan 12 lainnya cedera setelah dipukul polisi di Rakhine.

Sekretaris Pemerintahan Rakhine, Tin Maung Swe mengatakan kasus kekerasan pecah ketika sekitar 4.000 pemrotes mengepung gedung pemerintah setelah upacara tersebut diakhiri sebagai sebuah demonstrasi melawan pemerintah Myanmar.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Antonio GuterresBangladeshetnis Muslimetnis Rohingyamuslim RohingyamyanmarPBBPemulangan pengungsiPerserikatan Bangsa-BangsaUNHCR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Putusan MK Soal Pasal Kesusilaan Membiarkan LGBT Berkembang’
Tulisan selanjutnya Netanyahu: Kedubes AS Pindah ke Baitul Maqdis dalam Waktu Setahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?