Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Grand Syeikh al Azhar: 2018 Tahun Bela Al-Quds Al-Syarif

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Januari 2018 05:23 5:23 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Januari 2018 05:23
Bagikan
Grand Syeikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Al-Thayyib
Bagikan

Hidayatullah.com—Grand Syeikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad Al-Thayyib mengajak menjadikan tahun 2018 Masehi dengan mengawalinya menjadi ‘Tahun Al-Quds al Syafif’.

Pernyataan Syeikh Ahmad al Thayyib ini disempaikan saat Pembukaan “Konferensi Internasional Al-Azhar untuk Bela Al-Quds” di Al-Azhar Conference Center, Nasr City, Cairo, Rabu, 17 Januari 2018.

Grand Syeikh Al-Azhar dalam Pidatonya pada “Konferensi Internasional Al-Azhar untuk Bela Al-Quds” mengatakan, konferensi ini kembali mendentangkan lonceng tanda bahaya dan menyalakan apa yang mungkin telah hilang dan padam dari api kekuatan dan tekad yang menegaskan pentingnya keteguhan menghadapi kesewenang-wenangan Zionis-Israel yang brutal pada abad ke-21.

“Usulan yang saya ajukan kepada Anda sekalian untuk dijadikan bahan pertimbangan adalah, menjadikan tahun 2018 M ini sebagai tahun khusus untuk Al-Quds Al-Syarif, mulai dari pengenalan tentangnya, dukungan secara materil dan moril kepada penduduk Al-Quds, aktifitas budaya dan media massa yang dilakukan secara terus-menerus yang akan diampu oleh organisasi-organisasi resmi seperti Liga Arab, Organisasi Kerjasama Islam, instansi-instansi keagamaan, Universitas-universitas Arab dan Islam, lembaga-lembaga masyarakat sipil dan lain sebagainya.”

“Setiap penjajahan pasti akan hancur, meskipun pada saat ini seakan-akan mustahil terjadi, namun waktu itu terus bergulir, akhir dari penjajah telah sama-sama diketahui, dan nasib orang yang zalim —meski lama penantiannya— sudah dapat diketahui dan dipastikan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Konferensi Internasional Bela Baitul Maqdis Dimulai di Mesir

Dalam konferensi yang dihadiri berbagai perwakilan dunia Islam dan agama Kristen ini mendesak semua pihak tidak mempermainkan sejengkal pun tanah negara atau tempat-tempat suci.

Syeikh Al Thayyib juga menyinggung sedikitnya kurikulum pengaajaran di dunia pendidikan yang menyinggung masalah Baitul Maqdis (Yesusalem).

“Kenyataan pahit adalah, saat diktat-diktat pelajaran dalam kurikulum pengajaran dan pendidikan kita di seluruh jenjangnya, tidak mampu menciptakan kesadaran tentang permasalahan Palestina secara umum dan Al-Quds secara khusus.”

“Apa yang hilang dari kurikulum pendidikan, juga telah hilang dari berbagai media masssa di dunia Arab dan Islam, “ tambahnya.

Baca: Syeikh Azhar Instruksikan Khutbah Jumat di Mesir Angkat Tema Baitul Maqdis

Akibatnya, pembicaraan mengenai Palestina dan Al-Quds tidak lebih dari sekedar sebuah berita atau laporan rutinan dari koresponden semata.

Selain itu, Syeikh al Thayyib juga bersuara keras atas keputusan Presiden AS, Donald Trump atas Baitul Maqdis.

“Keputusan semena-mena dari Presiden Amerika harus dilawan dengan pemikiran baru Arab-Islam yang beporos pada penegasan ke-arab-an Al-Quds, dan penegasan ini hendaknya berubah menjadi budaya yang diusung oleh seluruh energi media Arab dan Islam.”

“Wajib bagi elit umat untuk mewaspadai bahwasanya umat ini sedang diincar —dengan segala tipu daya— dalam agamanya, identitasnya, kurikulum pendidikannya, kesatuan bangsanya dan koeksistensinya,”  ujarnya.

Menurutnya, acara yang digelar di Al Azhar ini merupakan konferensi ke-12 setelah 30 tahun semenjak konferensi terakhir yang digelar untuk membahas permasalahan Palestina, serta tempat-tempat suci Islam dan Kristen.

Konferensi ini ikut dihadiri Paus Alexandria dan Patriark of See of St. Mark, Tawadros II; Sekretaris Jenderal Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Dr Yousef Al-Othaimeen; Sekretaris Liga Arab Ahmed Aboul Gheit; Menteri Urusan Islam Saudi, Saleh bin Abdul Aziz Al ash-Sheikh; Ketua Parlemen Arab, Meshal al-Selmi dan Sekretaris Jenderal Liga Islam Dunia, Dr. Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa dan dan Sekretaris Jenderal Dewan Gereja Dunia Olav Fykse Tveit.

Dari Indonesia, ikut hadir Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdul Fattah as-SisiAhmad Ath-ThayyibAl AzharBaitul Maqdiskonferensi internasionalMahmoud AbbasMesirOKIOrganisasi Kerjasama IslamSyeikh Al AzharYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akibat Kurang Piknik
Tulisan selanjutnya Anak Aktif, Sip!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?