Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Keluarga Sakinah

Anak Pun Dapat Dididik Melaksanakan Shalat Malam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Februari 2018 10:36 10:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Februari 2018 10:36
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

ANAK-anak para sahabat tidak hanya memelihara shalat lima waktu, namun juga menambahnya dengan shalat-shalat sunnah, di antaranya berupa shalat malam seperti yang dilakukan oleh Ibnu Abbas r.a. Imam Bukhari meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa ia berkata, “Aku pernah bermalam di rumah bibiku Maimunah binti Harits, isteri Nabi. Ketika itu, Nabi sedang mendapat giliran untuk bermalam di rumah bibiku ini.

Nabi menunaikan shalat Isya’ lalu pulang ke rumah untuk melaksanakan shalat sunnah (rawatib) empat rakaat, kemudian tidur, lalu bangun kembali. Setelah itu beliau berkata, “Anak kecil itu sudah tidur,” atau kata-kata lain yang serupa.

Sesudah itu beliau bangkit untuk menunaikan shalat, dan aku pun turut bangkit pula dan berdiri di sebelah kiri beliau. Namun kemudian beliau memindahkan posisiku ke sebelah kanan beliau.

Beliau mengerjakan shalat lima rakaat kemudian dua rakaat dan kemudian tidur sampai aku mendengar dengkur beliau. Sesudah bangun, beliau keluar untuk shalat (subuh).

Dalam riwayat Ibnu Huzaimah dalam Shahih-nya disebutkan bahwa Ibnu Abbas berkata, “Aku bermalam (menginap) di rumah bibiku Maimunah lalu aku mengikuti bagaimana Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam mengerjakan shalat. Beliau bangkit untuk mengerjakan shalat, lalu aku pun turut bangkit ke sisi beliau dan mengerjalan shalat di samping kiri beliau. Beliau lantas memegangku dan meletakkanku di sebelah kanan beliau.”

Baca Juga

Zakat dari Harta Haram, Apa Hukumnya?
Kedudukan Hukum Adik Ipar
 Bijaksana Saat Menolak Lamaran
Suami Merahasiakan Gajinya, Menurut Islam
Mengembalikan Indahnya ‘Kamar Tidur’

Perhatikanlah bagaimana anak kecil yang memperhatikan gerakan shalat kekasihnya, Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam dan kemudian turut mengerjakan shalat bersama beliau sesudah tidur malam. Lalu perhatikanlah pula perhatian Rasulullah terhadap shalat yang dilakukan oleh anak kecil yang menyertai beliau dan bagaimana beliau meluruskan dan meletakkannya di sebelah kanan beliau.

Demikianlah yang menjadi kebiasaan Nabi, di mana beliau mengerjakan shalat bersama para orang tua, anak-anak kecil, dan kaum lelaki maupun wanita. Akhirnya kebahagiaan pun menyelimuti rumah orang muslim.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Anas r.a bahwa dia dan Rasulullah serta ibu dan bibinya pernah shalat bersama-sama dengan Rasulullah Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam. Beliau meletakkan Anas di samping kanan beliau, sedangkan ibu dan bibinya berada di samping keduanya. (Diriwayatkan Imam Syafi’i dalam Musnad-nya).

Di antara kisah menarik yang cukup mengagumkan adalah percakapan Abu Thaifur bin Isa Al-Busthami dengan ayahnya. Syaikh Ibnu Zhafar Al-Makki berkata, “Ketika Abu Yazid Thaifur bin Isa Al-Busthami menghafalkan ayat:

“Wahai orang yang berselimut, bangun (shalat)lah di malam hari kecuali sedikit darinya.” (Al-Muzzammil: 1-2), maka ia bertanya kepada ayahnya, “Ayah, siapa orang yang mendapat perintah dari Allah seperti ini?”

Ayahnya menjawab, “Yang dimaksudkan adalah Nabi Muhammad.”

Ia bertanya lagi, “Wahai ayah, mengapa ayah tidak melakukan sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi.” Ayahnya menjawab, “Sesungguhnya shalat malam itu dikhususkan bagi Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam , dan diwajibkan bagi beliau, bukan kepada umatnya.”

Abu Yazid Thaifur pun diam. Namun ketika menghafal ayat selanjutnya, yaitu firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala:

“Sesungguhnya Rabbmu mengetahui bahwasannya kamu berdiri (mengerjakan shalat) kurang dari dua sepertiga malam atau sepertiga malam atau sepertiganya, dan demikian pula segolongan dari orang-orang yang bersama kamu.” (QS. Al-Muzzammil: 20), maka ia bertanya lagi, “Wahai ayah, aku mendengar bahwa ada segolongan manusia yang mengerjakan shalat malam. Lalu siapakah golongan tersebut?”

Ayahnya menjawab, “Wahai anakku, mereka itu adalah para sahabat-semoga Allah meridhai mereka.”

Ia berkata: “Wahai ayah, adakah kebaikan dalam meninggalkan apa yang dikerjakan oleh Nabi dan para sahabat beliau?” Ayahnya berkata, “Engkau benar, wahai anakku.”

Sesudah peristiwa itu ayahnya selalu bangun malam untuk mengerjakan shalat. Pada suatu malam Abu Yazid terbangun, dan temyata ayahnya sedang mengerjakan shalat. Ia bertanya, “Wahai ayah, ajarkan kepadaku bagaimana cara bersuci (wudhu) dan mengerjakan shalat bersamamu!”

Ayahnya berkata, “Wahai anakku, tidurlah, karena sesungguhnya engkau masih terlalu kecil!”

Ia berkata, “Wahai ayah, jika pada hari ketika manusia dihadirkan untuk diperlihatkan amal perbuatan mereka aku katakan kepada Rabbku: Sesungguhnya aku telah mengatakan kepada ayahku bagaimana cara aku berwudhu dan mengerjakan shalat bersamamu, namun ayah enggan dan justru mengatakan kepadaku: Tidurlah, karena engkau masih terlalu kecil. Apakah ayah suka bila hal ini terjadi?”

Ayahnya kemudian berkata, “Tentu tidak!” Akhimya ia pun mengerjakan shalat malam bersama ayahnya.*Muhammad Suwaid, dari bukunya Mendidik Anak Bersama Nabi Shalallaahu ‘Alaihi Wasallam.

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:mendidik anak shalat malamSahabat Anas r.aSahabat Ibnu Abbas r.aSahabat Nabi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Depan Pemuka Agama, MUI Ingatkan Jaga Kerukunan
Tulisan selanjutnya ‘Jangan Lupa Baca Qur’an!’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Keluarga Sakinah

Batas Sederhana Berpakaian dan Berhias

17 Januari 2021 07:57
Keluarga Sakinah

Bijaksana Saat Menolak Lamaran

24 Oktober 2018 17:12
Keluarga Sakinah

Hilangnya Kecemburuan Pertanda Matinya Kejantanan

22 Maret 2018 17:04
Keluarga Sakinah

Begini Pandangan Islam terhadap Cemburu

15 Maret 2018 16:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?