Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wakil CEO Oxfam Mundur Terkait Kasus Pesta Seks di Haiti

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Februari 2018 09:27 9:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Februari 2018 09:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil CEO organisasi amal Oxfam mengundurkan diri menyusul terkuaknya skandal pesta seks yang melibatkan staf Oxfam di Haiti.

Organisasi kemanusiaan terbesar asal Inggris itu dituding menutup-nutupi perilaku bejat yang dilakukan pekerjanya di Haiti, ketika melakukan tugas membantu korban gempa 2010 yang menewaskan ratusan ribu orang.

Penny Lawrence mengaku “malu” dan bertanggung jawab penuh atas perbuatan sejumlah anak buahnya itu, lapor BBC Senin (12/2/2018).

Penny Lawrence bergabung dengan Oxfam inggris pada tahun 2006 sebagai direktur program internasional, memimpin tim yang tersebar di 60 negara, menurut keterangan di website lembaga itu.

♣ Oxfam bantah tutupi kasus pesta seks stafnya di Haiti

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Skandal itu menjadi perhatian banyak pihak setelah The Times hari Jumat (9/2/2018) melaporkan bahwa direktur Oxfam di Haiti, Roland van Hauwermeiren, menyewa sejumlah pelacur untuk pesta seks di sebuah vila yang disewa Oxfam menyusul gempa tahun 2010.

Menurut koran Inggris itu, Oxfam sudah mengetahui perihal “perilaku menghawatirkan” Van Hauwermeiren dan seorang pria lain ketika mereka ditugaskan di Chad sebelum diberi jabatan tinggi di Haiti.

Charity Commission telah turun tangan untuk menyelisik perkara itu, yang dibantah Oxfam, tetapi belum mempublikasikan hasilnya.

Pengawas lembaga-lembaga amal di Inggris itu curiga Oxfam tidak jujur dan tidak menjelaskan semua yang diketahuinya perihal skandal tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Filipina Larang Warganya Kerja di Kuwait
Tulisan selanjutnya TGB untuk Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?