Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembuldoseran Pemukiman Desa Rakhine, Usaha Ingin Hilangkan Sejarah Rohingya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Februari 2018 13:21 1:21 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Februari 2018 12:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah foto-foto terbaru yang diambil dari udara memperlihatkan rumah-rumah warga Rohingya di Rakhine telah rata digilas bulldozer militer Myanmar.

Hal ini meningkatkan kekhawatiran banyak pihak bahwa pemerintah Myanmar tengah merencanakan penghapusan sejarah kelompok minoritas Muslim di wilayah itu.

Aktivis hak asasi manusia telah menekankan bahwa penghancuran sistematis ratusan desa, masjid dan properti umat Islam secara efektif memutus hubungan Rohingya dengan tanah leluhur mereka, tulis Channel News Asia.

Kelompok minoritas Muslim tidak diakui sebagai kelompok etnis di Myanmar dan telah menghadapi penganiayaan selama beberapa decade. Banyak pihak khawatir, kasus terbaru ini sebagai dorongan untuk menyingkirkan Rohingya selamanya.

Baca: Pertama Kali Militer Myanmar Akui Bunuh Muslim Rohingya

Foto-foto tersebut,  diunggah lewat akun Twitter Duta Uni Eropa untuk Myanmar, Kristian Schmidt, di mana memperlihatkan kawasan yang hancur di tengah petak tanah yang luas. Foto ini diambil pada tanggal 9 Februari lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Desa-desa yang awalnya dibakar dalam serangan militer Myanmar, kini terlihat rata oleh bulldozer, tanpa bangunan dan bahkan pohon-pohon.

Pegiat Arakan Project, Chris Lewa, yang telah bekerja bertahun-tahun dengan warga Rohingya di Rakhine state, melaporkan bahwa “warga Rohingya terkejut melihat desa-desa mereka diratakan.”

“Warga Rohingya memiliki perasaan bahwa mereka (militer) mencoba menghancurkan jejak terakhir kehadiran mereka di kawasan,” tambah Lewa.

Kelompok korban persekusi itu juga ketakutan jika di musim hujan yang akan datang, tanda-tanda kehidupan masa lalu mereka akan habis tak bersisa.

Meskipun begitu, Menteri Kesejahteraan Sosial Myanmar, Win Myat Aye, mendukung penghancuran tersebut. Menurutnya, perataan dengan bulldozer merupakan bagian dari rencana untuk “membangun kembali” desa-desa Rohingya dengan standar lebih tinggi dari sebelumnya.

“Kami mencoba membuat rencana pembangunan desa yang baru,” kata sang menteri. “Ketika mereka kembali, mereka bisa tinggal di tempat asal mereka…”

Sedangkan menurut seorang pejabat HAM PBB, upaya seperti itu sebetulnya bertujuan untuk “menghilangkan tempat-tempat penting dalam geografi Rohingya secara efektif.”

Baca: Rohingya, Sebuah Kisah yang Tidak Dibicarakan

Tuduhan kampanye sistematis untuk menyingkirkan Rakhine dari sejarah Rohingya bukanlah hal baru. Tahun lalu, kantor Hak Asasi Manusia PBB menuduh Myanmar sedang melakukan upaya untuk menghapus secara efektif hal-hal yang berkaitan dengan Rohingya

Sementara itu, pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, sampai kini terus menghalangi wartawan atau pejabat PBB yang ingin datang untuk menginvestigasi situasi di Rakhine.

Pemerintahnya juga mencegah badan-badan kemanusiaan mengirimkan makanan, air, dan obat-obatan ke pengungsi Rohingya.

Hampir 700 ribu Rohingya telah meninggalkan negara bagian Rakhine Myanmar ke Bangladesh sejak serangan gerilyawan memicu tindakan keras militer. PBB telah menyebut tindakan Myanmar sebagai pembersihan etnis.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaAmerika SerikatAung San Suu KyibulldozermyanmarPBBpembersihan etnisRakhineRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maaf, Saya Tidak Bangga atas Prestasi Anda Bu Menteri
Tulisan selanjutnya Assad Secara Tak Sengaja Bantu Masalah Kurdi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?