Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Empat Simpatisan ISIS Diadili di Berlin

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2018 09:58 9:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2018 09:58
Bagikan
Polisi Jerman berpatroli di tempat keramaian.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan Banding Berlin hari Kamis (15/2/2018) mulai menyidangkan kasus yang melibatkan 4 orang pria yang dicurigai sebagai simpatisan ISIS alias Daesh yang ingin pergi ke Suriah agar dapat ikut berperang bersama kelompok bersenjata itu, lapor Deutsche Welle.

Sebuah undang-undang di Jerman yang diamandemen tahun 2015 mengkriminalkan usaha apapun –berhasil atau gagal– untuk meninggalkan negara Jerman guna bergabung dengan kelompok teroris di luar negeri, dan menganggap perbuatan itu sebagai “pelanggaran serius yang mengancam keamanan negara.”

Keempat pria itu –dua warga Turki, seorang Jerman-Maroko dan seorang warga Jerman– disebut-sebut kerap mengunjungi Masjid Fussilat, di kota Berlin, dan diduga pernah bertemu dengan tersangka pelaku serangan pasar Natal Anis Amri.

Menurut pihak berwenang, Anis Amri –warga Tunisia yang membunuh 12 orang dan melukai puluhan lainnya dalam serangan pasar Natal– sering mengunjungi masjid itu. Tahun lalu masjid tersebut, yang sudah diintai intelijen sejak 2015 karena dianggap menyebarkan paham ekstrimis dan tempat rekruitmen teroris, ditutup oleh pihak berwenang.

Empat pria tersebut –hanya disebut sebagai Soufiane A, Emrah C, Resul K, Feysel H– dikatakan tidak memiliki keterkaitan dengan Anis Amri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tiga dariempat tersangka ditangkap oleh polisi antiteror di Berlin Januari 2017.

Pemuda berusia 22 tahun Soufiane A katanya dikembalikan ke Jerman oleh pihak berwenang Italia, karena kartu identitasnya menyebutkan dia tidak boleh pergi meninggalkan Jerman.

Feysel dikembalikan ke Jerman oleh pihak berwenang di Kroasia dengan alasan yang sama.

Feysel (25), Emrah (32), Resul (46) pergi menuju Suriah dengan mengendarai sebuah mobil milik perusahaan taksi yang dikelola Emrah dan Resul.

Emrah dan Resul hampir berhasil mencapai tujuan mereka, tetapi kemudian pulang kembali dari Turki setelah mendengar “cerita tidak mengenakkan” dari orang-orang yang pernah bergabung dengan ISIS.

Soufiane dan Feysel diyakini bertugas menggalang dana untuk perjalanan mereka dengan cara menggunakan dokumen palsu untuk membeli ponsel-ponsel mahal lalu menjualnya kembali.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kepemimpinan Perguruan Tinggi Islam
Tulisan selanjutnya Hamas bitcoin Dilema Koin Virtual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?