Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Minta Suaka Finlandia Ditolak, Peneliti Korupsi Iraq Dibunuh di Baghdad

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2018 19:45 7:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2018 19:45
Bagikan
Protes deportasi pencari suaka di depankantor Migri, Finlandia.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pria Iraq yang ditolak permohonan suakanya oleh negara Finlandia telah ditewas ditembak hanya beberapa pekan dia kembali ke Iraq, lapor lembaga penyiaran publik Finlandia YLE.

Dilansir Euronews Senin (19/2/2018), Ali disebut-sebut mencari perlindungan ke Finlandia karena dia merupakan peneliti kasus-kasus hak asasi manusia dan korupsi yang tidak “mempan disuap”. Dalam sebuah dokumenter yang ditayangkan YLE awal 2017, Ali mengatakan dirinya dianggap dapat membahayakan orang-orang yang terlibat korupsi di Iraq.

Sertifikat kematian dan laporan yang didapat YLE menyebutkan Ali ditembak tiga kali oleh sekelompok orang bersenjata yang menaiki truk pada 17 Desember 2017. Mayatnya ditemukan oleh ayahnya berada di sebuah rumah sakit di Baghdad.

Anak perempuan Ali, Noor, sangat yakin ayahnya dibunuh oleh orang-orang yang sama yang membuatnya terpaksa meninggalkan Iraq untuk mencari suaka ke Finlandia pada tahun 2015.

Noor mengatakan ayahnya kembali ke Iraq untuk kunjungan singkat, dan dia terlalu sibuk untuk berbicara di telepon. Kata-kata terakhir yang sempat ditulisnya di kolom pesan di Facebook berbunyi, “Anak ayah tersayang, saya harap engkau baik-baik saja, jangan khawatir, saya tiba dengan selamat. Jaga dirimu dan anak-anak perempuanmu, kalian kuat dan kalian bisa mengatasinya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekarang, Noor mengaku takut akan nasib dirinya dan anak-anaknya –yang terlahir di Finlandia– setelah permohonan suaka mereka juga ditolak oleh pemerintah setempat.

Menurut organisasi PBB untuk urusan pengungsi, UNHCR, tahun lalu Finlandia mengeluarkan putusan untuk 9.565 pemohon suaka dari orang Iraq, yang hampir setengahnya ditolak.

Badan keimigrasian Finlandia, Migri, menyebut kasus Ali tragis dan pihaknya tidak mengetahui perihal kematiannya sampai kasusnya dikabarkan di media.

Migri membela diri dengan mengatakan pihaknya tidak bisa memantau kejadian-kejadian di luar wilayah Finlandia, dan pihak berwenang Finlandia juga tidak memiliki kewenangan untuk melacak keadaan warga negara asing setelah keluar dari wilayahnya.

Migri mengatakan pihaknya membuat keputusan untuk memulangkan pencari suaka ke negara asalnya berdasarkan informasi yang mereka miliki ketika keputusan dibuat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Diminta Proporsional Sikapi Penyerangan Tokoh-tokoh Agama
Tulisan selanjutnya #WalkToPalestine Masuki hari ke 200, Benjamin Ladraa terus Berjalan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?