Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

#WalkToPalestine Masuki hari ke 200, Benjamin Ladraa terus Berjalan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Februari 2018 20:42 8:42 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Februari 2018 20:42
Bagikan
Aktivis Swedia Benjamin Ladraa tiba di Beograd, pada tanggal 4 Februari 2018
Bagikan

Hidayatullah.com–Aktivis berkebangsaan Swedia, Benjamin Ladraa, terus melanjutkan perjalanannya menuju Palestina, 200 hari setelah dia mulai berjalan dari rumahnya di kota Gothenburg lapor Middle East Monitor (MEMO) pada Senin 19 Februari 2018.

Ladraa telah berjalan melalui Slovakia, Austria, Slovenia dan Kroasia serta melakukan perjalanan kembali ke Swedia untuk sebentar menghabiskan masa liburan dengan keluarganya. Selama enam bulan perjalanannya, dia saat ini sedang berjalan melalui Serbia.

“Sejauh ini saya telah berjalan 2.000 kilometer dan Saya sudah setengah melewati Serbia,” Ladraa mengatakan pada MEMO.

“Saya mendapat kehormatan dengan bertemu seorang wanita yang sangat baik di Zagreb, ibukota Kroasia, yang menemaniku hingga ke Novi Sad di Serbia. Berjalan melalui Slovania di Kroasia merupakan pengalaman yang menyenangkan, orang-orang akan selalu mengundang kami berdua ke rumah mereka dan memberi kami makanan dan membuat kami merasa diterima.”

Baca: Enam Bulan Jalan Kaki Menuju Palestina Meminta Maaf atas Terbitnya Deklarasi Balfour

Ladraa telah bertemu dengan banyak pendukung Palestina melalui perjalanannya, serta sejumlah pengungsi Palestina yang telah terusir oleh penjajahan. Dia menceritakan sebuah kisah tertentu di mana dia bertemu dengan seorang berkebangsaan Palestina yang sedang menuju Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk mengajukan kasus melawan Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Di Kroasia Saya juga ditemani oleh seorang laki-laki Palestina dari Gaza selama beberapa hari sebelum dia memutuskan untuk pergi ke ICC dan menuntut pertanggungjawaban atas kejahatan dan pembunuhan massal yang dilakukan oleh pasukan Israel pada 2014.

Sembilan anggota keluarganya terbunuh selama 51 hari kengerian yang menimpa rakyat Gaza, jadi Saya sangat mengerti mengapa dia menginginkan keadilan sejak tidak ada seorangpun yang menerima hukuman atas kejahatan yang dilakukan, sejauh yang saya tahu,” katanya.

Ladraa memulai perjalanannya untuk meningkatkan akan penjajahan Israel yang sedang terjadi, dan karena perjalanannya semakin terkenal, dia seringkali diundang untuk memberikan kuliah dan wawancara pers terkait situasi rakyat Palestina.

“Setibanya di Belgrade Saya disambut oleh komunitas Palestina di sana dan kedutaan besar Palestina,” kenang dia. “Dua hari lalu Saya menerima sambutan yang hangat di Kragujevac dengan sekitar 20 orang datang untuk menyambutku dan berjalan bersamaku dengan membawa bendera-bendera. Saya kemudian berpidato di fakultas hukum di sana yang juga sangat menerima dengan baik.”

Baca: Misi “Perahu Wanita ke Gaza” Mulai Berlayar dari Barcelona

Beberapa anggota masyarakat juga mengambil bagian dengan menemani Ladraa dalam perjalanannya, dengan video-video memperlihatkann dia dikelilingi oleh para pendukung.

“Saya bertemu dua warga Palestina yang memutuskan untuk berjalan denganku melewati Serbia. Sayangnya salah satu dari mereka terluka setelah beberapa hari jadi mereka memutuskan kembali untuk beristirahat. Kami memecahkan rekor kilometer berjalan saya dalam sehari dan mencatat rekor baru, 51 kilometer. Itu mungkin alasan dia terluka haha [sic].”

Meskipun telah berjalan selama hampir semusim dingin penuh, Ladraa tetap positif dan menikmati sebagian besar pengalaman perjalanannya sejauh ini.

“Secara keseluruhan Saya diperlakukan dengan sangat di negara-negara yang saya kunjungi sejauh ini dan masih sangat termotivasi dan bersemangat. Saya berada di desa Pojate di sebuah hostel kecil yang bagus. Besok Saya akan berjalan sekitar 40 kilometer jadi Saya akan tidur lebih awal malam ini,” ucapnya menutup percakapan ketika dia sedang berjalan menuju perbatasan Bulgaria.

Pria berumur 24 tahun itu memutuskan melakukan perjalan tersebut sebagai peringatan seratus tahun Deklarasi Balfour yang memberikan legitimasi internasional pada proyek Zionis sehingga menyebabkan terciptanya Negara Israel dan pengusiran hampir satu juta rakyat Palestina pada 1948.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:#WalkToPalestineBenjamin LadraagazaICCisraelpalestinaPengadilan Kriminal Internasionalswedia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Minta Suaka Finlandia Ditolak, Peneliti Korupsi Iraq Dibunuh di Baghdad
Tulisan selanjutnya Jurnalis Saudi Peringatkan ‘Perubahan’ pada Penegakan Relijius KSA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?