Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bekas Bos Save the Children Dituding Melecehkan Staf Wanita

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Februari 2018 11:23 11:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Februari 2018 11:22
Bagikan
Wakil direktur eksekutif Unicef Justin Forsyt, bekas CEO Save the Children.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang mantan bos Save the Children menghadapi tiga laporan perilaku tidak patut terhadap staf wanita sebelum keluar dari organisasi kemanusiaan itu, lapor BBC Selasa (20/2/2018).

Justin Forsyth dituduh mengirimkan sejumlah pesan singkat tidak senonoh dan mengomentari pakaian yang dikenakan staf-staf wanita muda di kantornya.

Forsyth mengatakan dia telah meminta maaf kepada ketiga wanita tersebut.

Hal itu terungkap ketika Oxfam dan Save the Children, secara terpisah, ditanyai oleh anggota-anggota parlemen Inggris perihal isu pelanggaran seksual yang dilakukan para pekerjanya.

Meskipun tidak sampai dituduh melakukan pelanggaran seksual, Forsyth mengatakan dia dulu pernah terlibat pembicaraan “tidak patut dan sembrono” dengan stafnya dan mengira kasus tersebut sudah ditutup “bertahun-tahun lalu”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Forsyth menambahkan, kasusnya dahulu diselesaikan melalui mediasi dan tidak ada laporan resmi yang diadukan terkait masalah itu.

Forsyth sekarang menjabat wakil direktur Unicef, lembaga di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurus masalah pendidikan dan kesejahteraan anak.

Seorang jubir Unicef mengatakan, “Kami menyambut baik keputusan Forsyth untuk tampil ke muka dan mengakui kekeliruannya di masa lalu.”

“Kami mendiskusikan masalah itu dengan Forsyth dan bekas pegawainya agar kami dapat mengambil tindakan yang tepat,” imbuh jubir itu.

Laporan investigatif BBC Radio 4 menyebutkan bahwa sejumlah wanita mengaku menerima serangkaian SMS tidak patut dari Forsyth dan komentar tentang penampilan mereka, apa yang dikenakannya serta pernyataan perasaan pria itu terhadap mereka.

Jika mereka tidak membalas SMS yang dikirimkan, maka Forsyth akan menindaklanjutinya dengan pesan lewat email, menanyakan apakah mereka sudah membaca pesan singkatnya.

Jika mereka masih juga tidak membalas, maka Forsyth akan meminta seseorang agar menyuruh staf wanitanya supaya menghadap ke ruangannya dengan alasan ingin bicara sejenak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran akan Menutup Kerugian Mereka dengan Mengeksploitasi SDA Suriah
Tulisan selanjutnya Catatan dari Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?