Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Islam Mampu Hadapi Sekularisme

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Maret 2018 13:57 1:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Maret 2018 13:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Islam akan kembali bangkit seperti era sebelumnya, selama umatnya masih terus bersemangat belajar. Pernyataan ini disampaikan Koordinator Pusat Indonesia Tanpa JIL periode 2017-2020, Akmal Sjafril. 

“Islam punya harapan untuk bangkit. Alat (sumbernya) ada, masih asli, tinggal kita mau belajar atau nggak,” ungkap Akmal Sjafril dalam perkuliahan pekan pertama di semester kedua Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta pada Rabu malam (28/02/18).

Bertempat di Aula INSISTS, Kalibata Utara, Korpus #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) yang sedang menyelesaikan kuliah S3 Ilmu Sejarah ini membahas sekularisme sebagai salah satu hal yang merusak worldview Islam.

Baca: ITJ Buka Sekolah Pemikiran Islam

Lebih lanjut Akmal menggambarkan abad kegelapan (The Dark Age) pada abad 5-15 M yang merupakan masa paling kelam dalam sejarah bekas kekuasaan Romawi Barat yang menjadi salah satu sebab munculnya sekularisme di Barat.

“Pada masa itu, kekuasaan Gereja menghegemoni di seluruh Eropa, namun ternyata dominasi Kristen pada masa itu tidak lepas dari sarat kekerasan dan penyimpangan yang dilakukan oleh pemuka agamanya. Naquib al-Attas mengungkapkan tentang Barat yang tadinya sekuler kemudian memilih sekuler. Kristen pun menjadi terbaratkan, sebab ia terpaksa ikut arus sekularisme. Kristen tidak lagi mewarnai Barat, namun kini Kristen yang telah terbaratkan,” ujarnya.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Kini, sekularisme ala Barat berupaya mengintrusi Islam.

“Sekularisasi yang dilakukan Barat ingin membawa orang beragama menjadi trauma seperti yang dialami oleh mereka sendiri,” ujar Akmal.

Akan tetapi, menurut Akmal, Islam adalah satu-satunya agama yang mampu menghadapi arus sekularisme.”Argumen yang paling kuat akan kesempurnaan Islam adalah Rasulullah, karena beliau adalah bukti pengejawantahan Islam. Rasulullah pun dikenal oleh berbagai kalangan dengan gelar Al-Amin”.

“Akhlak dan segala segi kehidupan beliau menjadi bukti kesempurnaan dari Islam dalam mendukung berbagai aspek dalam sendi-sendi kehidupan. Tidak ada dualisme antara agama dengan politik bernegara, sains, kehidupan sosial dan lain-lain. Oleh karena itu, Islam selamanya bertentangan dengan sekularisme,” tutur Akmal lagi.

Baca: Umat Harus Membentengi Intelektual Melawan ‘Kesesatan’ Pemikiran

Karena itu, Akmal menambahkan, umat Muslim masih punya harapan untuk bangkit lagi, sebab Al-Qur’an masih terjaga keasliannya, demikian pula Sunnah masih terus dipelajari, dan semua itu dijaga oleh para ulama yang bukan hanya memahami apa yang dipelajarinya, tapi juga mempraktikkannya.

“Tinggallah kini komitmen umat Muslim yang perlu dipertanyakan. Mau bangkit, atau tidak? Rujukannya masih lengkap,” pungkas Akmal.

Salah seorang peserta SPI Jakarta, Ade Elisa, mengungkapkan contoh dari sekularisme di Indonesia dan harapan dan peran muslim dalam menghadapi sekularisme. “Contohnya paham yang memisahkan politik dan agama. Tidak apa-apa pemimpinnya non muslim, yang penting nggak korupsi. Tidak apa-apa nggak sholat, yang penting nggak mengganggu orang lain,” ujarnya. Ia berharap hal ini dapat dihadapi melalui pergerakan oleh umat Muslim, terutama generasi muda melalui komunitas-komunitas yang memiliki visi yang sama.*/kiriman  Eva Kurnia Septiana (Jakarta)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:abad kegelapanbaratIndonesia Tanpa JILislamJILpemikiranSekolah PemikiransekularismeThe Dark Age
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konser “Penyanyi Disco” di Saudi, Pengunjung Dilarang Joget
Tulisan selanjutnya Dukung Israel, Facebook Tutup Ratusan Akun Aktivis Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?