Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prajurit Jerman Diminta Bersabar, Tugas di Afghanistan Belum Berakhir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2018 06:04 6:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2018 06:04
Bagikan
Menhan Jerman Ursula von der Leyen di pangakaln udara Azraq, Yordania.
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen mengatakan kepada pasukan Bundeswehr di Afghanistan agar mereka bersiap-siap untuk bertugas di negara itu lebih lama, menyusul keputusan militer Jerman untuk menambah jumlah serdadunya.

Dilansir DW, von der Leyen hari Ahad (25/3/2018) mengakui bahwa Afghanistan masih jauh dari siap untuk menangani sendiri situasi keamanan negaranya.

“Ini bukan masalah jangka waktu saja yang melulu dibahas,” kata von der Leyen kepada para prajurit Jerman ketika mengunjungi markas Bundeswehr di kota Mazar-i-Sharif di bagian utara Afghanistan.

Jangka waktu misi di Afghanistan tergantung pada apakah kondisi di negara itu membaik, kata wanita itu, seraya menambahkan bahwa “kita perlu bersabar dan kuat untuk bertahan.”

Pernyataan von der Leyen itu menyusul keputusan parlemen Jerman hari Kamis (22/3/2018) mendukung perpanjangan misi Bundeswehr di Afghanistan, yang sekarang memasuki tahun ke-16, dan menambah jumlah personel yang ditempatkan di sana dari 980 menjadi 1.300.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintahan koalisi Jerman yang baru juga berjanji akan menambah anggaran militer sekitar 10 miliar euro untuk empat tahun ke depan, dengan tambahan dana diperkirakan dialokasikan untuk bantuan pembangunan.

Menhan Jerman itu membela keputusan menambah jumlah pasukan di Afghanistan di tengah-tengah kekhawatiran hal tersebut akan menguras kemampuan perlengkapan perang Bundeswehr yang saat ini sudah menua.

Militer Jerman dihujani kritik setelah pada musim dingin lalu hanya dapat melaksanakan tugas giliran operasi bersama pasukan Afghanistan satu kali. Von der Leyen menyalahkan hal itu pada kurangnya jumlah personel Bundeswehr dan berjanji “akan membereskan masalah tersebut.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 120 Ribu Warga Tinggalkan Ghouta Timur
Tulisan selanjutnya Dianggap Buka Peluang Pengakuan LGBT, Warga Kroasia Tolak Konvensi Istanbul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?