Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dianggap Buka Peluang Pengakuan LGBT, Warga Kroasia Tolak Konvensi Istanbul

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2018 06:30 6:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2018 06:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan orang Kroasia menyemut di ibukota Zagreb menentang sebuah konvensi Eropa yang dirancang untuk melindungi perempuan, dengan mengatakan bahwa traktat itu justru mengancam nilai-nilai tradisional.

Mereka menyatakan keberatan dengan Konvensi Istanbul dengan alasan kesepakatan tersebut akan melegitimasi perkawinan sesama jenis dan meningkatkan hak orang-orang transgender, lapor BBC Sabtu (25/3/2018).

Konvensi itu belum diratifikasi parlemen Kroasia, tetapi sudah disetujui pemerintah kanan-tengah, sehingga memicu protes dari kalangannya sendiri, dari kelompok-kelompok konservatif serta Gereja Katolik.

Para pembicara dalam unjuk rasa itu menyeru agar PM Andrej Plenkovic mundur karena mendukung konvensi tersebut.

Banyak dari pengunjuk rasa mendukung isi konvensi yang memerangi kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap wanita. Namun, menurut mereka definisi gender dalam konvensi itu terlalu longgar, sehingga membuka peluang untuk pengakuan atas orang-orang transseksual atau transgender.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Konvensi itu mendefinisikan gender sebagai “peran, perilaku, aktivitas serta atribut yang dikonstruksikan secara sosial yang dianggap masyarakat pantas bagi wanita dan pria.”

“Kami menentang ideologi gender,” kata Zeljka Markic, seorang tokoh konservatif kepada Associated Press. “Definisi gender yang dipisahkan dari jenis kelamin tidak disepakati di tingkat Uni Eropa atau ditingkat Dewan Eropa,” ujarnya.

Para peserta unjuk rasa lainnya menganggap konvensi itu bertentangan dengan nilai-nilai Kristen.

“Menurut saya ini merupakan titik balik bagi Kroasia,” kata penyelenggara protes Kristina Pavlovic kepada Reuters, “ketika kita harus memutuskan apakah Kroasia akan memilih melestarikan nilai-nilai keluarga dan tradisional atau mengikuti begitu saja apa yang dipaksakan dari luar, dari Brussels, atau seperti yang kita lihat di Kanada di mana di sana akan ada Orangtua Pertama dan Orangtua Kedua dan bukannya ibu dan ayah.”

Organisasi-organisasi gereja menuntut agar dilakukan referendum guna memutuskan apakah Kroasia akan meratifikasi konvensi itu, meskipun jajak pendapat menunjukkan sebagian besar orang mendukung traktat tersebut.

Negara-negara tetangga seperti Serbia, Bosnia dan Slovenia sudah meratifikasinya, tetapi Bulgaria dan Slovenia menolaknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prajurit Jerman Diminta Bersabar, Tugas di Afghanistan Belum Berakhir
Tulisan selanjutnya Syabab Hidayatullah Jatim Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?