Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

FPI Renovasi Rumah Janda Non-Muslim di Sumut

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Mei 2018 14:44 2:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Mei 2018 14:35
Bagikan
Para laskar FPI Sumut saat melakukan pembongkaran rumah Bik Sannah untuk direvonasi di Karo, Sumatera Utara.
Bagikan

Hidayatullah.com– Susanah br. Tarigan (47 tahun) yang lebih akrab dipanggil Bik Sannah, janda warga Desa Selandi, Kecamatan Payong, Karo, Sumatera Utara, tak henti-hentinya menitikan air mata.

Bukan tanpa sebab, pasalnya rumah yang ia tinggali bersama 4 orang anak-anaknya yang masih kecil, direvonasi oleh Tim Bedah Rumah Front Pembela Islam (FPI) Sumut.

“Awalnya saya tidak percaya, saat bapak-bapak dari FPI berkunjung ke rumah saya dan meminta izin kepada saya agar merenovasi rumah. Karena saya, kan, beragama Kristen, tapi saya iyakan saja agar mereka tidak merasa tersinggung,” jelas Bik Sannah dengan nada haru kutip laman resmi sayap FPI Hilal Merah Indonesia, Senin (07/05/2018).

Namun seiring saat semakin banyaknya tetangga dan warga yang mengucapkan selamat kepadanya, berangsur Bik Sannah mulai percaya. Terlebih pada Jumat (04/05/2018) rombongan laskar FPI Sumut datang dan mulai membongkar rumahnya untuk direnovasi.

Menurut warga, Bik Sannah yang sehari-harinya menafkahi dan memenuhi kebutuhan dirinya dan keempat orang anaknya dengan bekerja menjadi buruh panen di ladang orang, dengan gaji Rp 40 ribu per hari itu, memang layak menerima program tersebut.

Baca Juga

Buya Hamka
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan
Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

Karena selain kehidupannya yang sangat memprihatinkan, bantuan tersebut akan memberikan semangat baru untuk keempat anaknya.

Anggota FPI Sumatera Utara merenovasi rumah seorang janda Kristen di Karo, Sumut. [Foto: hilalmerahindonesia.org]
Warga pun sangat mengapresiasi keputusan FPI Sumut di bawah kepemimpinan Sayed Hud Alatas yang tidak membeda-bedakan agama dalam program sosial dan kemanusiaannya.

Di tempat terpisah, Sayed Hud Alatas, membenarkan bahwa pilihan untuk merenovasi rumah Bik Sannah murni atas nama kemanusiaan dan tidak ada maksud dan niat lain.

“Tidak ada niatan lain. Ini benar-benar atas nama kemanusiaan. Ini sudah menjadi takdir beliau,” jelasnya.

“Awalnya kami mencanangkan renovasi tersebut akan dikerjakan setelah Ramadhan (bulan depan) mengingat pembiayaan kita yang sudah menipis. Tapi Allah berkehendak lain. Rezeki tidak bisa ditahan.

Di luar logika kami, setelah desas-desus akan direnovasinya rumah Bik Sannah akan direnovasi FPI sampai ke telinga petinggi-petinggi kepolisian. Ternyata kepolisian setempat, bahkan Polda Sumut merespons niatan kami ini, dengan mengutus perwakilannya untuk mengucapkan terima kasih atas program keumatan di wilayah kerja mereka,” tuturnya.

Polda Sumut meminta kepada FPI Sumut untuk tidak menolak bantuan berupa material yang untuk perenovasi rumah Bik Sannah.

“Atas adanya dukungan inilah, maka kami langsung mulai membongkar dan akan merenovasinya sekarang,” tambah Sayed Hud Alatas.

Sayed Hud Alatas juga menerangkan, bantuan yang disiapkan Polda Sumut lantas diteruskan ke Polres Tanah Karo untuk diserahkan kepada FPI Sumut berupa material bangunan.

Ketua DPD FPI Sumut tersebut juga berharap, agar hal ini nantinya dapat diteruskan menjadi kerja sama yang baik antara Polda Sumut dan FPI Sumut ke depannya di wilayah-wilayah Sumatera Utara. Di luar program bedah rumah FPI Sumut yang sudah berjalan sebelumnya.

Masyarakat Kutambaru terkhusus Desa Selandi Kecamatan, sangat antusias dengan keberadaan FPI.

Karena sejak pertama kali terjadinya erupsi Gunung Sinabung yang lalu, FPI langsung turun dan mondok di lokasi terdampak erupsi. Serta banyak memberikan bantuan berupa sembako, mesin air, dan kebutuhan pokok masyarakat lainnya yang sangat dibutuhkan.

Dan kini, dampak program bedah rumah FPI disebut mampu mengetuk hati warga sekitar untuk ikut saling berbagi kepada warga yang membutuhkan.

Sebagaimana yang disampaikan beberapa warga yang sempat diwawancarai, umumnya mereka sangat merasa bersalah selama ini, karena percaya begitu saja tentang isu-isu yang mengatakan FPI itu keras, radikal, intoleran, dan lainnya.

Dikatakan, selama hampir 3 bulan ini FPI Sumut telah bersosialisasi di Tanah Karo, nyatanya FPI telah dianggap sangat bersahabat, menjunjung rasa persaudaraan, dan mempunyai toleransi yang tinggi, tanpa membeda-bedakan kultur dan ras dalam kehidupan bermasyarakat di tengah mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bik SannahFPIFPI SumutHilal Merah FPIHilal Merah Indonesiajandajanda miskinKaroKemanusiaankerukunan beragamalaskar FPIrelawan FPISayed Hud AlatasSumatera UtaraSumutTanah Karotoleransi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: BPJS Kesehatan Siap Jalankan Prinsip Syariah
Tulisan selanjutnya Jumlah Pengacara Perempuan Saudi Meningkat Pesat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Tsaqafah

Loss of Adab, Kebingungan Ilmu dan Pemimpin Palsu

18 Desember 2022 18:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?