Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

DPR Mengutuk Keras Pembukaan Kedubes AS di Baitul Maqdis

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 15 Mei 2018 10:12 10:12 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 15 Mei 2018 10:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari, mengatakan, saat ini kita menyaksikan di Palestina ada dua peristiwa besar; di perbatasan Gaza puluhan warga Palestina di bantai Zionis-Israel dan ribuan orang terluka, di Yerussalem Palestina (Baitul Maqdis), Amerika Serikat (AS) dengan keangkuhannya membuka kantor Kedutaan Besarnya di tanah Palestina untuk negara penjajah Israel.

Sebagai Ketua Komisi I DPR RI, Kharis mengutuk keras langkah AS tersebut dan menyampaikan duka mendalam kepada warga Palestina di Gaza yang menjadi korban kebiadaban Israel.

Baca: Soal Baitul Maqdis, Pimpinan MPR Berharap Pemerintah Tak Membiarkan AS

“Duka yang mendalam kepada warga Palestina di Gaza, mereka gigih memperjuangkan kemerdekaan sebagai sebuah bangsa, namun di sisi lain AS mengamini pembantaian itu dengan membuka kantor di Yerusalem tanah Rakyat Palestina,” jelas Kharis dalam keterangan tertulis diterima hidayatullah.com, Selasa (15/05/2018).

Ia menilai, langkah AS tersebut seperti membuka kotak pandora krisis Timur Tengah yang kian meruncing dan melampaui batas kemanusiaan. Dimana 128 negara menentang langkah AS yang mengakui Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel, termasuk Indonesia.

Baca: [Update] Zionis Bunuh 58 Orang, Lukai 2400 Warga Palestina di Perbatasan

Hal itu jelas sekali menunjukkan sikap arogan AS dan tidak menghormati Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Majelisnya sebagai kesepakatan negara dunia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Saya mengutuk dan mengecam langkah Amerika Serikat yang tidak menghormati putusan Sidang Darurat Majelis Umum PBB. Bagaimana kami akan menghormati langkah anda jika anda tidak menjalankan dan menerima keputusan seakan kami 128 negara tidak ada,” tegas Kharis yang merupakan anggota DPR RI Fraksi PKS ini.

Baca: Turki Tarik Dubesnya dari Washington dan Tel Aviv

Langkah sepihak AS memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv, jelas mengganggu perdamaian dunia yang selama ini diperjuangkan AS juga.

“AS telah melewati garis merah batas perdamaian di Palestina dan kawasan Timur Tengah yang merupakan langkah awal kehancuran bagi perdamaian yang Amerika sendiri menggagasnya. Perlawanan akan semakin masif. Semua negara Islam bersama Palestina dan 128 negara yang lain juga. Amerika harus menghentikan langkahnya,” tegas Kharis Anggota DPR RI asal Solo ini.

Baca: Resmi, Kedutaan AS Dibuka di Al Quds, AS-Israel Saling Memuji

Kharis juga mengingatkan bahwa Baitul Maqdis bukanlah milik Israel apalagi AS. Sehingga Negeri Paman Sam juga tidak berhak untuk memutuskan apakah Baitul Maqdis menjadi bagian dari Israel atau bukan.

“Siapa yang memberi AS hak untuk memutuskan bahwa Yerusalem adalah bagian dari Israel? Yerusalem bukan milik AS. Hormati PBB dan tarik kedutaan AS dari Yerusalem!!!” tegas Kharis.

Baca: Inilah 32 Negara yang Hadiri Pembukaan Kedutaan AS di Al Quds

Yerusalem atau Baitul Maqdis di Palestina merupakan salah satu tanah suci umat Islam. Negara-negara Timur Tengah dan negara-negara Islam akan selalu menempatkan Palestina sebagai perhatian utama dalam kebijakan luar negeri.

“Sesuai pembukaan UUD 1945, Indonesia akan selalu di depan dalam perdamaian dunia dan kemerdekaan suatu bangsa sudah jelas menjadikan Palestina sebagai arus isu utama dalam kebijakan luar negeri senafas dengan konstitusi kita,” tutup Kharis.*

Baca: ‘Pemindahan Kedubes AS Makin Menodai Kesucian Al-Aqsha’

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdul Kharis AlmasyhariAksi Indonesia Bebaskan Baitul MaqdisAksi Indonesia Bela Baitul MaqdisAl Aqshaal-QudsAmerika SerikatBaitul MaqdisDonald TrumpFPKSIndonesia peduli PalestinaKetua Komisi I DPR RIKomisi I DPR RIpalestinaPresiden ASSave Baitul MaqdisSaveBaitulMaqdistel avivUmat Islam Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Generasi Muslim untuk Pemimpin Dunia Dimulai Sejak Dini
Tulisan selanjutnya Turki Umumkan 3 Hari Berkabung Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?