Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pelajar Inggris Dilarang Mengenakan Jam Tangan Saat Ujian

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2018 20:14 8:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2018 20:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pelajar di Inggris diminta melepaskan jam tangan sebelum mengikuti ujian GCSE (ijazah sekolah menengah) dan A-Level (ijazah untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi), guna memerangi aksi kecurangan.

Biasanya, pelajar diminta untuk melepaskan jam tangan mereka dan meletakkannya di meja selama ujian berlangsung. Namun, adakalanya pengawas meminta agar jam tangan tidak dibawa ke ruang ujian.

Dilansir BBC Kamis (17/5/2018), peraturan baru itu dibuat untuk mencegah kecurangan pelajar, yang berusah lulus dengan bantuan jam tangan pintar.

Sebagian universitas sudah memberlakukan peraturan semacam itu.

Ketentuan tersebut diumumkan oleh Joint Council for Qualification (JCQ) di pedoman online yang dipublikasikan bulan Juli tahun lalu, tetapi baru pertama kali diberitakan pekan ini oleh situs berita Cloucestershire Live.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Peraturan itu juga ditujukan untuk mencegah pelajar menyembunyikan materi sontekan di sela-sela jam tangan.

Saat ini beragam jam tangan terang-terangan di jual sebagai alat bantu menyontek dan mudah ditemukan di situs-situs belanja online.

Sebagian jam tangan akan menampilkan materi teks ketika dipencet tombolnya, sementara perangkat lain bekerja dengan cara mengeluarkan rekaman suara yang ditransmisikan dengan bantuan bluetooth.

Sebelum JCQ mengeluarkan peraturan baru ini, sejumlah pusat ujian sudah lebih dulu memberlakukan ketentuan serupa.

Namun, dengan dikeluarkannya keputusan JCQ ini berarti larangan itu berlaku bagi pelajar yang mengikuti ujian di wilayah England, Wales, Irlandia Utara. Sedangkan sebagian anggota JCQ yang berada di wilayah Skotlandia tidak terkena ketentuan itu, kecuali jika mereka ingin membuat sendiri peraturan serupa.

Jubir JCQ mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya sudah merilis panduan perihal larangan itu dalam bentuk video agar diketahui para pelajar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Syiah Unggul Pemilu Iraq, Iran Kirim Komandannya
Tulisan selanjutnya Bebas, Anwar Ibrahim Dukung Penuh PM Mahathir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?