Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Swedia Bagikan Selebaran “Persiapan Perang” ke Rumah Warga

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2018 06:19 6:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2018 06:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Swedia membagikan selebaran berisi petunjuk persiapan apabila negara berpenduduk 4,8 juta jiwa itu mendapatkan serangan.

Selebaran bertajuk “Jika Krisis Perang Tiba” dimaksudkan untuk membantu rakyat Swedia mempersiapkan diri apabila terjadi “kecekalaan serius, gangguan cuaca ekstrim, serangan teknologi informasi atau konflik militer,” kata lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas pembuatan brosur itu, lapor Euronews Senin (21/5/2018).

Badan Kontinjensi Sipil Swedia (MSB) menjelaskan bagaimana warga harus memyetok cadangan kebutuhan makanan, air, pemanas dan komunikasi ketika layanan-layanan publik tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dalam brosur itu terdapat bagian khusus tentang bagaimana cara mengenali berita palsu (fake news), bagaimana cara merespon alarm peringatan, dan bagaimana cara membantu pasukan pertahanan Swedia.

Selebaran itu menyebutkan bahwa seluruh rakyat memiliki kewajiban untuk mempertahankan negaranya. Setiap orang mulai dari usia 16 tahun sampai 70 bisa dipanggil untuk membantu pemerintah “menghadapi ancaman perang atau dalam peperangan.”

Selebaran itu tak lupa menegaskan bahwa negara di kawasan Nordik itu tidak takut dengan peperangan. “Apabila Swedia diserang oleh negara lain, kami tidak akan pernah menyerah. Semua informasi yang menyebutkan perlawanan akan dihentikan adalah palsu.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Intruksi semacam itu belum pernah dikirim kepada rakyat Swedia sejak masa Perang Dingin, tetapi aneksasi Rusia atas wilayah Ukraina di Krimea pada 2014 menyebabkan Swedia bersiaga.

Stockholm berulang kali menyatakan bahwa agresi Rusia di Krimea itu merupakan salah satu alasan mengapa Swedia perlu memperkuat pertahanannya, seperti dengan kebijakan wajib militer yang dimulai tahun ini dan penempatan pasukan di Pulau Gotland.

Swedia belum pernah terlibat prang dengan siapapun selama lebih dari 200 tahun sejak peperangannya dengan Norwegia pada tahun 1814.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ajak Anak Libur Sekolah Sebelum Masanya, Orangtua Jerman Didenda
Tulisan selanjutnya Muslim, Yahudi, Kristiani di Brussels Awali Ramadhan di Gereja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?