Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Roket Pejuang Lukai 5 Warga ‘Israel’, Hamas dan Jihad Islam Siap Perang Terbuka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Mei 2018 15:01 3:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Mei 2018 15:01
Bagikan
Roket serangan balasan Hamas ditembakkan ke Israel
Bagikan

Hidayatullah.com–Setidaknya lima warga ‘Israel’ terluka akibat pecahan peluru meriam pada Selasa, ketika roket-roket ditembakkan dari Jalur Gaza ke permukiman illegal Yahudi di Eshkol, selatan ‘Israel’ hari Selasa (29/05/2018), menurut laporan media ‘Israel’ dikutip Anadolu Agency.

Dua faksi pejuang Islam Palestina, Hamas dan Jihad Islam mengaku bertanggung jawab atas serangan balasan ini.

“Lima warga ‘Israel’ terluka, empat di antaranya karena pecahan peluru meriam,” lapor media online ‘Israel’, Haaretz, menambahkan bahwa militer ‘Israel’ “menyebut insiden ini sebagai yang terparah sejak perang ‘Israel’-Gaza pada 2014.”

“Kebanyakan proyektil peluru dihancurkan oleh sistem pertahanan misil Iron Dome,” tambah Haaretz.

Sebelumnya pada Selasa, media online ‘Israel’ Walla melaporkan bahwa setidaknya satu orang ‘Israel’ terluka “kritis”. Sumber senior dari pemerintahan juga berkata kepada Walla bahwa ‘Israel’ tidak ingin meningkatkan ketegangan di Gaza, namun akan merespons tembakan roket ini dengan tegas.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Baca: Dua Remaja Gaza Gugur oleh Serangan Jet Tempur Israel sejak Sabtu

Pasukan bersenjata berkata setidaknya dua dari roket tersebut jatuh di area terbuka di Dewan Regional Eshkol, sehingga tak menyebabkan korban maupun kerusakan.

Seorang juru bicara angkatan bersenjata sebelumnya berkata bahwa pesawat perang ‘Israel’ menyerang 35 titik markas gerakan perlawanan — termasuk dua terowongan lintas perbatasan — di sepanjang Jalur Gaza, tuli Anadolu.

Dalam pernyataan bersama, Brigade Izzudin al-Qassam, sayap militer Hamas Palestina, bersama Brigade Saraya al-Quds, sayap militer Gerakan Jihad Islam Palestina, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Serangan yang mereka lakukan dijabarkan sebagai “lusinan tembakan misil roket sepanjang hari pada Selasa,” tulis pernyataan itu.

Gerakan perlawanan Islam Hamas menegaskan, tembakan roket hari Selasa ke sejumlah target ‘Israel’ sebagai “respon wajar atas kejahatan-kejahatan ‘Israel’”.

Juru bicara Hamas Fawzi Barhoum menyatakan, penjajah Zionis ‘Israel’ bertanggung jawab penuh atas semua serangan yang mereka lakukan terhadap masyarakat dan perlawanan mereka di Jalur Gaza.

Insiden itu terjadi beberapa jam setelah pesawat-pesawat tempur ‘Israel’ menargetkan sejumlah titik perlawanan milik Hamas dan Jihad Islam. Sebuah sekolah menengah juga menjadi target serangan penjajah Zionis.

Sementara itu, hari Rabu (30/05/2018) pagi dini hari saling gempur antara kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza dan militer penjajah masih terus berlangsung.

Di saat yang sama tersiar kabar tentang kesepakatan yang kemungkinan disponsori oleh Mesir untuk menghentikan serangan.

Israel Katz, Menteri Intelijen Israel, mengatakan serangan ini dinilai lebih dekat dengan Perang Gaza dalam serangan bersandi Operation Protective Edge yang oleh Mujahidin Gaza diberi nama “Perang ‘Ashful Ma’kul” (Dedaunan Dimakan Ulat) berjalan 9 hari di tahun 2014.

Baca: Hamas-Fatah ‘Bersatu’, Zionis-Israel kirim Roket

“Kami adalah orang-orang yang paling dekat dengan ambang perang sejak Operasi Protective Edge.

“Kami tidak menginginkannya, dan pihak lain juga tidak, tapi kami memiliki garis merah,” ujar Katz dikutip laman Standart.

Sebaliknya media-media ‘Israel’ pada tengah malam melaporkan bahwa agresi luas ke Jalur Gaza telah disetujui oleh militer Zionis yang akan dimulai selepas tengah malam waktu setempat, tulis PalInfo.

Sementara itu, Brigade al-Qassam dan Brigade al-Quds  memperingatkan bahwa serangan ‘Israel’ ke Jalur Gaza akan dihadapi dengan gempuran, darah dibayar dengan darah, semua opsi terbuka.

Di sisi lain, Brigade Nashir Shalahuddin juga menyatakan bertanggung jawab telah menggempur permukiman-permukiman Yahudi dekat Jalur Gaza dengan puluhan mortar, membuat sirine peringatan berbunyi berulang-ulang di puluhan kompleks permukiman Yahudi dekat Gaza. Yang paling jauh adalah kota Ovikim di utara Nagev, yang berjarak lebih dari 25 kilometer dari Jalur Gaza.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamBrigade Izzuddin Al QassamgazaHAMASIron DomeisraelJihad IslamOperation Protective Edgepejuangpemukiman illegalpenjajahPerang Ashful Ma'kulPerang GazaSaraya al-QudsZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UAS Kunjungi DPP Hidayatullah, Saling Menguatkan Gerakan Dakwah
Tulisan selanjutnya facebook menyensor konten palestina Papua New Guinea akan Blokir Facebook

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?