Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bank ANZ Didakwa Terlibat Kartel Kriminal di Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Juni 2018 12:16 12:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Juni 2018 12:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu bank terbesar di Australia, ANZ, akan dihadapkan ke meja hijau atas tuduhan terkait dengan kartel kriminal.

Institusi keuangan itu dan seorang pejabat seniornya menghadapi dakwaan berkaitan dengan penjualan saham-sahamnya sendiri, kata Australian Competition and Consumer Commission (ACCC).

ANZ mengatakan akan membela lembaganya maupun pegawainya dalam menghadapi tuduhan-tuduhan tersebut.

Dua perusahaan lain yang tidak disebutkan namanya serta sejumlah individu lain juga akan dijerat dakwaan oleh pihak kejaksaan, kata ACCC hari Jumat (1/6/2018) seperti dilansir BBC.

Menurut chairman ANZ Rod Sims dalam pernyataannya, dakwaan yang dikenai atas banknya berkaitan dengan dugaan kongkalikong dalam penjualan saham perusahaan menyusul institutional share placement sebanyak 80,8 juta pada Agustus 2015.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pihak regulator menyelidiki apakah ANZ, satu dari empat bank terbesar di Australia, seharusnya ketika itu mengungkap bahwa 25,5 juta (0,91% dari total saham) dibeli oleh sekelompok manajer senior bank itu sendiri.

Sektor perbankan di Australia belakangan ini didudukkan pada kursi panas setelah terungkapnya sejumlah ketidakberesan bisnis satu dekade terakhir.

  • Bank Commonwealth Australia Kehilangan Data 20 Juta Rekening
  • Commonwealth Bank of Australia Pungut Biaya dari Bekas Nasabah dan yang Sudah Wafat

Sebuah komisi pemerintah yang mulai bekerja pada Februari lalu sudah menemukan banyak kejanggalan dalam praktek perbankan di Australia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel dan Myanmar Menandatangani Perjanjian Manipulasi Buku Teks Sejarah
Tulisan selanjutnya Pendeta Henderson Sembiring Bunuh Wanita Diduga di Toilet Gereja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?