Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bank Commonwealth Australia Kehilangan Data 20 Juta Rekening

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Mei 2018 17:52 5:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2018 17:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Commonwealth Bank of Australia (CBA) mengakui bahwa pihaknya kehilangan data bank hampir 20 juta orang.

Dilansir BBC Kamis (3/5/2018), nama, alamat, nomor rekening dan rekening koran yang itu disimpan di dua magnetic tape yang dimaksudkan untuk dihancurkan oleh subkontraktor pada tahun 2016.

Namun, meskipun bank tidak mendapatkan bukti bahwa rekaman data itu benar-benar sudah dihancurkan, pihak bank tidak memberitahukan kepada nasabahnya perihal potensi masalah yang muncul.

Dalam isian laporan yang diserahkan ke Australian Stock Exchange, CBA mengatakan pihaknya tidak dalam mengkonfirmasi apakah rekaman berisi data selama 15 tahun itu sudah dihancurkan dengan aman. Namun, CBA mengatakan “sebuah investigasi forensik independen” yang dilakukan oleh firma akuntansi KPMG menyatakan bahwa rekaman data itu sudah dimusnahkan.

CBA juga mengatakan bahwa rekaman tersebut tidak memuat nomor PIN, kata sandi atau data lain yang dapat digunakan untuk melakukan penipuan. Bank yang juga membuka cabang di luar negeri itu, termasuk Indonesia, juga menekankan bahwa tidak ada bukti data pelanggan sudah disalahgunakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kabar perihal pita magnetik CBA yang hilang itu pertama kali diberitakan oleh situs Buzzfeed, yang menulis bahwa pita rekaman itu seharusnya dihancurkan oleh Fuji Xerox setelah tidak lagi dipakai oleh pusat data.

Ketidakbecusan tersebut merupakan skandal teranyar yang melibatkan bank terbesar di Australia itu.

Bulan lalu, muncul kabar ke publik bahwa CBA memungut biaya tidak hanya dari nasabah yang aktif, tetapi juga selama bertahun-tahun memungut biaya dari bekas nasabah dan nasabah yang sudah wafat.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demonstran Gaza Jatuhkan Drone “Israel” dengan Ketapel
Tulisan selanjutnya Menjadi Muslim di India Hari ini Lebih Berat daripada Sebelumnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang

Berita
12 Juli 2026 09:24
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat

Terbaru

  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?