Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Buku Harian Ungkap Rasisme dan Xenofobia Einstein

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juni 2018 12:53 12:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juni 2018 12:53
Bagikan
Alfred Einstein dan istrinya, Elsa.
Bagikan

Hidayatullah.com—Buku harian berisi catatan perjalanan Albert Einstein yang baru diterbitkan mengungkap pandangan rasis dan xenofobia fisikawan terkemuka sejagad itu.

Ditulis antara Oktober 1922 dan Maret 1923, buku harian itu memuat pengalaman-pengalaman Einstein ketika melakukan perjalanan ke Timur Jauh dan Timur Tengah.

Dalam catatannya itu Einstein menuliskan sejumlah generalisasi, misalnya menyebut orang-orang China sebagai “pekerja keras, jorok dan bodoh.”

Ini untuk pertama kalinya catatan harian itu diterbitkan dalam edisi tersendiri dalam bahasa Inggris, lapor BBC Rabu (13/6/2018).

Diterbitkan oleh Princeton University Press, buku berjudul “The Travel Diaries of Albert Einstein: The Far East, Palestine, and Spain, 1922-1923” itu disunting oleh Ze’ev Rosenkranz, asisten direktur Einstein Papers Project di California Institute of Technology.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Einstein bersama istrinya Elsa melancong dari Spanyol menuju Timur Tengah, serta ke China dan Jepang lewat Sri Lanka yang kala itu disebut Ceylon.

Ketika berada di Port Said, Mesir, dan menyaksikan orang-orang di sana menaiki kapal untuk menjual beraneka barang, Einstein menulis, “Orang-orang Levant dalam beragam warna … seperti dimuntahkan dari neraka.” Levant adalah sebutan orang Barat untuk negeri Syam, kawasan bulan sabit di Timur Tengah yang terdiri dari negara-negara di kawasan pesisir timur Laut Mediterania, mencakup Palestina, Yordania, Libanon, Suriah.

Ketika menuliskan pengalamannya di Kolombo, Sri Lanka, Einstein menyebut orang-orang di sana hidup berkalang tanah dalam kondisi jorok luar biasa dan bau busuk. Mereka tidak banyak bekerja dan memiliki kebutuhan tidak banyak. Sebuah siklus hidup perekonomian yang sederhana.

Menurut ulasan isi buku tersebut yang dimuat Guardian (12/6/2018), Einstein menuliskan pendapat cukup pedas tentang orang China.

“… Bahkan orang-orang yang bekerja seperti kuda itu tidak pernah menunjukkan kesan penderitaan. Sebuah bangsa yang seperti kawanan hewan … lebih mirip automaton daripada manusia.”

Tidak hanya itu, Einstein juga mengatakan bahwa anak-anak China “tidak bersemangat dan dungu,” serta “sangat disayangkan jika orang-orang China ini mengungguli ras lainnya.”

Dikenal karena kejeniusannya sebagai ilmuwan dan humanitarianismenya, Albert Einstein dilahirkan di Ulm, Jerman, pada Maret 1879. Dia beremigrasi ke Amerika Serikat di tahun 1933 menyusul kebangkitan Adolf Hitler dan Partai Nazi. Dia meninggal di Princeton, New Jersey, pada April 1955 dalam usia 76 tahun.

Ilmuwan keturunan Yahudi itu dalam pidatonya tahun 1946 di Universitas Lincoln di Pennsylvania –universitas AS pertama yang memberikan gelar kesarjanaan kepada orang kulit hitam– mengatakan bahwa rasisme merupakan “penyakit orang kulit putih.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berburu Lailatul Qadar, 400 Ribu Muslim Serbu Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Arab Saudi, UEA Luncurkan Serangan Besar-besaran terhadap Hudaidah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?