Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Oxfam GB Dilarang Beroperasi di Haiti Menyusul Skandal Seks

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juni 2018 18:51 6:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juni 2018 18:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Oxfam dilarang beroperasi di Haiti menyusul terungkapnya pelanggaran seksual yang dilakukan staf organisasi kemanusiaan asal Inggris itu ketika bertugas menyalurkan bantuan gempa 2010.

Pemerintah Haiti mengatakan bahwa keputusan itu diambil karena Oxfam melanggar peraturan yang berlaku di negaranya dan melakukan pelanggaran serius terhadap “prinsip harga diri manusia.”

Oxfam mengatakan dapat memahami keputusan Haiti, seraya menambahkan bahwa perilaku sejumlah stafnya memang “tidak dapat diterima sama sekali,” lansir BBC Rabu (13/6/2018).

Keputusan Haiti itu menyusul larangan beroperasi sementara yang diumumkan bulan Februari.

Organisasi penyalur bantuan kemanusiaan itu mengatakan akan tetap beroperasi di Haiti melalui anggota afiliasinya dari Italia, Spanyol dan Quebec, Kanada.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Oxfam membuka kantor di Haiti sejak 1978, dan meningkatkan kehadirannya setelah gempa bumi 2010. Akan tetapi, setelah dilarang beroperasi sementara sejak Februari lalu, tidak ada staf Oxfam GB yang ditempatkan di negara itu.

Skandal seks staf-staf Oxfam di haiti pertama kali diungkap oleh The Times, yang melaporkan bahwa orang-orang yang ditugaskan menyalurkan bantuan kemanusiaan di Haiti oleh Oxfam, termasuk direktur Oxfam Haiti, menyewa pelacur-pelacur muda –bahkan ada yang di bawah umur– untuk menggelar pesta seks.

Empat staf Oxfam dipecat karena kasus itu, tiga orang lainnya termasuk direktur Oxfam Haiti Roland Van Hauwermeiren dipersilahkan mengundurkan diri.

Van Hauwermeiren membantah tuduhan bahwa dirinya membayar pelacur untuk mendapatkan pelayanan seks, tetapi mengaku telah “melakukan kesalahan.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taksi Online China Didi Merambah Australia
Tulisan selanjutnya WNI di Pakistan Turut Shalat Idul Fitri Hari Sabtu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?