Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Mulai Sebut Burma dengan Myanmar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Januari 2014 09:36 9:36 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Januari 2014 09:36
Bagikan
Presiden AS Barack Obama mengunjungi Pagoda Shwedagon di Yangon, Myanmar.
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat terkadang menggunakan nama resmi Myanmar menggantikan Burma sebagai “kesopanan diplomatik” terhadap negara Asia itu, kata Departemen Luar Nageri AS Senin (6/1/2014) dilansir AFP, mengindikasikan adanya perbaikan hubungan diplomatik.

Para pemimpin militer mengganti nama resmi negara menjadi Myanmar pada tahun 1989, dengan alasan nama Burma merupakan peninggalan kolonialisme Inggris yang mengisyaratkan bahwa negeri yang terdiri dari berbagai etnis itu hanyalah milik etnis mayoritas Burma.

Oposisi di pengasingan dengan sengit menentang perubahan tersebut, melihatnya sebagai langkah simbolik untuk melahirkan negara yang sepenuhnya baru, sementara Amerika Serikat sebagai tanda solidaritas tetap menyebut negara itu dengan Burma.

ada hari Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Namun pada hari Jumat pekan lalu John Kerry dua kali menyebut Myanmar dalam pernyataannya terkait peringatan hari kemerdekaan negara Asia itu. Pernyataan Kerry itu sama sekali tidak menyebut “Burma”.

Wakil jurubicara Deplu AS Marie Harf kepada reporter hari Senin mengatakan bahwa kebijakan Amerika adalah tetap akan menyebut negara tersebut dengan Burma.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tetapi, dalam kondisi-kondisi tertentu pemerintah AS akan menyebut negara tersebut dengan Myanmar sebagai “kesopanan diplomatik”, seraya menambahakan bahwa Presiden Obama menggunakan dua kata itu bergantian saat kunjungannya ke negara tersebut tahun 2010.

“Menurut saya tidak ada kebingungan soal itu,” imbuh Harf.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS Desak Kemdikbud Tindak Tegas Sekolah yang Larang Siswi Berjilbab
Tulisan selanjutnya Surat Terbuka untuk Kepala Sekolah SMAN 2 Denpasar Bali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Berita
21 Juli 2026 19:48
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?