Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Menyoal Fatwa Syeikh Mahmud Syaltut Tentang Syiah [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juli 2018 10:33 10:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juli 2018 10:33
Bagikan
Dr. Syamsuddin Arif dalam Saturday Forum yang diadakan INSISTS di Jakarta, Sabtu (14/07/2018), mengangkat judul “Al-Azhar dan Syiah: Menyetujui atau Menolak?”
Bagikan

Hidayatullah.com– Dalam Saturday Forum yang diadakan Institute for The Study of Islamic Thought and Civilization atau INSISTS, Sabtu (14/07/2018) di Jakarta, Dr. Syamsuddin Arif mengangkat judul: “Al-Azhar dan Syi’ah: Menyetujui atau Menolak?”.

Ia antara lain menyampaikan persoalan terkait “fatwa Syeikh Mahmud Syaltut pada 1959 yang mengatakan bahwa Syiah adalah madzhab di antara madzhab-madzhab yang ada dalam Islam”. Persoalannya adalah dimana naskah asli dokumen –yang disebut fatwa- ini?

Mengingat, di dalamnya tidak ada tanggal yang jelas. Bahkan, dalam buku-buku sekunder yang menjelaskan tanggal fatwa itu masing-masing terdapat perbedaan. Bila demikian, validkah dokumen tersebut? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini sangat menarik diteliti lebih lanjut.

Pada waktu itu, fatwa yang dinisbahkan kepada Syeikh Mahmud Syaltut ini mendapat reaksi keras baik dari dalam Mesir maupun luar. Sebagai contoh; Syeikh Muhibbuddin Al-Khatib menulis tulisan berjudul “I’laam al-Anaam Bimukhaalafati Syeikh Al-Azhar Syaltut li al-Islaam”; demikian juga mufti sebelumnya Syeikh Muhammad Husnain Makhluf juga membantah dengan keras fatwa ini. Demikian pula ulama-ulama misalnya dari Saudi yang juga turut membantah.

Ada juga yang berhusnudzan –berbaik sangka kepada Syeikh Mahmud Syaltut, seperti Syeikh Muhammad Abdurrahman Bishar, bahwa yang dimaksud Syeikh Mahmud Syaltut dalam fatwa itu tidak seperti yang dimaksudkan oleh orang Syiah. Yang dimaksud Syeikh Mahmud Syaltut adalah yang sesuai dengan al-Qur`an dan Sunnah.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Syeikh Al-Qardhawi pun yang pernah dekat dengan Syeikh Mahmud Syaltut mempertanyakan dimana fatwa Syeikh Mahmud Syaltut dan dalam kitab apa?

Sedangkan Syeikh Al-Azhar (Muhammad Sayyed Ath-Thantawi) pernah menyatakan bahwa Al-Azhar tidak akan menerima Syiahisasi di negeri Mesir. Sebagai referensi juga, bisa dibaca dalam buku “Juhuud Ulamaa al-Azhaar” mengenai masalah Syiah.

Dengan demikian, dari penelitian Dr. Syamsuddin bahwa keaslian “fatwa Syeikh Mahmud Syaltut” itu masih penuh tanda-tanya dan persoalan. Kalaupun itu benar-benar fatwa Syeikh Mahmud Syaltut, maka husnudzan Dr. Syamsuddin itu tidak seperti yang dimaksudkan kalangan Syiah.

Doktor yang pernah mengambil S-3 di Jerman ini juga sedang menanti jawaban dari pihak Masyikhah Al-Azhar terkai otentisitas fatwa, namun sampai sekarang belum dijawab.

Setelah memaparkan kajian dan diikuti oleh beberapa penanya kemudian dijawab dengan cukup gamblang, pada pukul 12. 00 WIB, acara ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Dr. Syamsuddin.

Kajian ini paling tidak memberikan sumbangsih terkait hubungan antara Al-Azhar dan Syiah secara umun, dan secara khusus terkait fatwa Syeikh Mahmud Syaltut.*/ Mahmud Budi Setiawan [Baca juga tulisan sebelumnya Menyoal Fatwa Syeikh Mahmud Syaltut Tentang Syiah [1]]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al AzharGrand Syeikh Ahmad ThayyibGrand Syeikh Al AzharINSISTSInstitute for the Study of Islamic Thought and CivilizationIslamic College Londonkonflik Sunni-SyiahMesirMuhammad Sayyed Ath-ThantawiSaturday ForumsunniSunni-SyiahSyamsuddin ArifSyeikh Al-QardhawiSyeikh Mahmud SyaltutSyeikh Muhammad Abdurrahman BisharSyeikh Muhammad Husnain MakhlufSyeikh Muhibbuddin Al-KhatibsyiahSyiah di MesirUnversitas Al-Azhar Kairo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Tengah Hangatnya Pencalonan Capres, Anies-Presiden PKS Bertemu
Tulisan selanjutnya Serangan Penjajah Bunuh Komandan “Syuhada Al Aqsha” Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?