Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Pecat 18 Ribu Pegawai Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Juli 2018 17:39 5:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Juli 2018 17:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki memecat lebih dari 18.500 orang dari pekerjaan mereka di berbagai institusi pemerintah, dengan alasan membahayakan keamanan negara. Langkah itu diambil hanya sehari menjelang pelantikan periode kedua Recep Tayyip Erdogan sebagai presiden yang digelar hari Senin 9 Juli.

Dilansir Bloomberg, sekitar 9.000 personel kepolisian dan lebih dari 6.000 anggota militer termasuk dalam kelompok 18.632 orang yang dipecat sebagai pegawai negeri hari Ahad 8 Juli. Dari jumlah itu, hampir 200 orang merupakan akademisi dan 650 orang bekerja sebagai guru, menurut keputusan pemerintah tersebut.

  • Tuduh koleganya Gulenis, Peneliti di Univ Osmangazi Bunuh 4 Staf

Selain pemecatan belasan ribu pegawai negeri, pemerintah Turki juga menutup tiga surat kabar, satu saluran televisi dan 12 asosiasi.

  • Presiden Erdogan: Kami akan Terus Buru FETO di Mana Pun Berada

Dengan demikian, pemerintah Turki sudah memecat sekitar 130.000 orang dari pekerjaannya sejak percobaan kudeta Juli 2016.

Keputusan itu diambil pemerintah hanya beberapa hari sebelum status negara dalam keadaan darurat berakhir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tindakan pelungsuran baru-baru ini tersebut merupakan upaya lebih jauh konsolidasi kekuasaan yang terus dilakukan oleh Erdogan sejak percobaan kudeta,” kata Ghanem Nuseibeh, pendiri konsultan risiko politik Cornerstone Global Associates yang berbasis di London, lewat email seperti dikutip Bloomberg (8/7/2018). “Pelungsuran itu mengejutkan dilihat dari besarannya dan banyak kalangan akan menuding Erdogan berusaha memburu siapa saja yang menentangnya,” imbuh Nuseibeh.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemberangkatan Jamaah Haji Hari Pertama Dinilai Lancar
Tulisan selanjutnya Church of England Ancam Tarik Investasinya di Perusahaan Migas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?