Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Baitul Maqdis Peace Camp (BMPC) 2018 Berakhir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Juli 2018 15:45 3:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Juli 2018 15:45
Bagikan
Profesor Dr Abdul Fattah el Awaisi
Bagikan

Hidayatullah.com–Usaha mengembalikan perdamaian sejati di Baitul Maqdis, hanya bisa dicapai jika menggunakan ilmu dan langkah-langkah yang seprinsip dengan apa yang pernah dilakukan Rasulullah ﷺ , Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq, Khalifah ‘Umar ibnul Khattab, dan Panglima Shalahuddin Al-Ayyubi. Demikian diantara intisari atau Cream of the Cream dari Baitul Maqdis Peace Camp (BMPC).

Perkemahan ilmiah ini diselenggarakan ISA (Institut Al-Aqsa untuk Riset Perdamaian) bulan Juli 2018 ini di Pakel Kampung Bahasa, Karanganyar, Jawa Tengah. Temanya: “Peace in Baitul Maqdis: The Prophet’s Way” (Perdamaian di Baitul Maqdis: Jalan Sang Nabi), perkemahan ini menggunakan tiga bahasa pengantar: Inggris, Arab, Indonesia.

“Jika ilmu dan ma’rifah landasannya keliru, bisa saja perdamaian seakan-akan tercapai, tapi perdamaian palsu,” tegas Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi, narasumber utama di perkemahan ilmiah itu.

Selama lima hari lima malam, 50 orang peserta BMPC asal Malaysia dan Indonesia tekun menyimak, merenungi, mendiskusikan, meriset, berlatih presentasi tentang berbagai tema kunci tentang Baitul Maqdis.

Baca: ISA (Indonesia) Jalin Kerja Sama dengan ISRA Turki dalam Riset Baitul Maqdis

Mereka juga khusyu’ menikmati suasana sejuk dan asri Pakel Kampung Bahasa yang digagas dan dikelola Pesantren Tahfizhul Quran Isy Karima di kaki Gunung Lawu.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Prof. El-Awaisi adalah pengasas bidang studi Baitul Maqdis di Universitas Stirling, Skotlandia, pada tahun 1990an sekaligus pendiri ISRA (IslamicJerusalem Research Academy) yang berpusat di Istanbul.

“Perkemahan ilmiah tentang Baitul Maqdis ini adalah yang pertama saya lakukan di Asia Tenggara,” tegas Prof. Abd Al-Fattah, yang juga Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional di Ankara University for Social Sciences, Turki.

Peserta Baitul Maqdis Peace Camp (BMPC) 2018 di Pakel Kampung Bahasa, Karanganyar, Jawa Tengah (ISA)

Sejak Desember 2016, ISRA dan ISA bersepakat melaksanakan kerja sama ilmiah dalam berbagai kegiatan. Diantaranya dalam bentuk perkemahan ilmiah.

“Camp ini bertujuan menghasilkan tiga jenis alumni,” jelas Santi Soekanto, MSc, Direktur Eksekutif ISA, “Pertama, calon-calon mahasiswa S2 dan S3 bidang studi Baitul Maqdis; Kedua, peneliti-peneliti baru yang akan berkarya ilmiah melalui ISA; Ketiga, para da’i yang akan mempresentasikan hasil-hasil karya ilmiah yang shahih tentang Baitul Maqdis seluas mungkin ke tengah masyarakat.”

Baca: Profesor Abd al-Fattah El-Awasi Terima “Anugerah Sains Dunia Islam”

Para peserta merasa mendapatkan banyak ilmu dan ma’rifah yang sangat berharga.

“Alhamdulillah. Terima kasih kepada ISA dan Professor yang telah memberikan kami kesempatan mendapatkan ilmu-ilmu penting ini,” ucap Lilik salah seorang peserta asal Samarinda sambil terharu.

“Subhanallah. Wawasan kami terbuka semakin lebar dan kami bertekad meneruskannya dengan kerja-kerja ilmiah sampai Baitul Maqdis merdeka,” kata Imam peserta asal Garut.

Selain Prof. El-Awaisi, hadir juga Dr. Muinudinillah Basri, pengajar di Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Dr. Tiar Anwar Bachtiar, pengajar di Jurusan Ekonomi Syariah Universitas Padjadjaran, Bandung menghadirkan materi .

Santi menyatakan, Baitul Maqdis Peace Tour (BMPT) atau Safari Perdamaian Baitul Maqdis yang tahun lalu juga hadirkan Prof. El-Awaisi, mulai tahun depan akan digabungkan dengan bentuk perkemahan seperti ini. Semoga Allah meridhai.*/Institut Al-Aqsa untuk Riset Perdamaian (ISA)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengakuan Buzzer Ahok pada Media Inggris: “Saya Merasa Jijik dengan Diri Sendiri” [2]
Tulisan selanjutnya Pengakuan Buzzer Ahok kepada Media Inggris: Tim Buzzer Ahok Sekarang Bangun Citra Jokowi ” [3]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara
Berita

Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Berita
8 Juni 2026 10:25
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Terbaru

  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia
  • PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
  • Pra Kongres Umat Islam VIII, MUI Gelar Halaqah Nasional Bahas Pesantren Aman dan Ramah Anak
  • Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?