Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Masyarakat Melayu Pendatang di Tanah Melayu?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 31 Juli 2018 09:38 9:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2018 08:43
Bagikan
Bagikan

Oleh: Mohd Hazmi Mohd Rusli

 

MALAYSIA lahir dari negeri-negeri Tanah Melayu yang merdeka pada tahun 1957. Ia kemudiannya menjadi Malaysia setelah penyatuan bersama Sabah dan Sarawak pada tahun 1963 (Singapura menyertai Persekutuan tetapi dikeluarkan pada tahun 1965).

Artikel 153 Perlembagaan Persekutuan memberi jaminan bahawa hak-hak istimewa bagi orang-orang Melayu di Malaysia, yang merupakan kaum   pribumi di negara ini, akan dilindungi sewajarnya.

Terdapat segolongan kecil rakyat Malaysia yang memperkatakan bahawa orang-orang Melayu bukanlah orang asal di negara ini tetapi adalah pendatang dari Indonesia.

Baca Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sidang Umum PBB UNGA
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital
Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

Ini dinyatakan secara jelas dalam artikel terbitan Free Malaysia Today (FMT) berjudul “The Sungai Kandis question: Do Malays want to be Malaysian”.

Malah, seorang tokoh politik DAP, Chong Eng, juga pernah mengatakan pada tahun 2011 bahawa masyarakat Melayu di Malaysia adalah pendatang dari Indonesia.

Apakah benar orang-orang Melayu pendatang di Tanah Melayu?

Kepulauan Melayu/ Nusantara

Bangsa Melayu pernah menjadi pelaut yang hebat. Bangsa ini telah melebarkan pengaruh mereka ke wilayah kepulauan di Asia Tenggara, yang lebih dikenali sebagai Nusantara, menerusi beberapa empayar maritim.

Baca: Saatnya Mengislamkan Kembali Bahasa Melayu 

Kerajaan Melayu terawal yang pernah wujud di Nusantara adalah Langkasuka, yang muncul kira-kira pada kurun ketiga Masihi, suatu manifestasi bahwa Nusantara bukanlah terra nullius – tanah tidak berpenghuni.

Nusantara adalah rantau yang luas meliputi wilayah negara-negara Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, selatan Thailand, selatan Filipina dan Timor Leste.

Menjelang kurun ketujuh Masehi, Langkasuka dijadikan jajahan Sriwijaya, sebuah kerajaan Melayu-Buddha berpangkalan di Pulau Sumatera, yang menguasai Nusantara lebih daripada 400 tahun.

Sriwijaya bukanlah kerajaan India tapi kerajaan Melayu yang dipengaruhi adat budaya India. Sebagai contoh, walaupun kerajaan Brunei dipengaruhi nama Arab, iaitu ‘Darussalam’, ia tetap kerajaan Melayu dan bukannya Arab.

Kekayaan Sriwijaya dihasilkan melalui hubungan diplomatik dan perdagangan dengan China, India dan kerajaan di Timur Tengah.

Pusat kekuasaan ekonomi dan politik di Nusantara berpindah dari Sumatera ke Jawa pada hujung abad kedua belas, ketika Majapahit mengambil alih tampuk kepemimpinan kepulauan Melayu daripada Sriwijaya.

Jajahan menaklukkan kerajaan ini sangat luas, mencakupi wilayah yang berdirinya Malaysia pada hari ini.

Saat Majapahit melemah pada kurun keempat belas, kesultanan Malaka pula melebarkan pengaruhnya ke seluruh Nusantara, menjadi sebuah kerajaan Melayu yang dihormati dan disegani.

Baca: Ulama-Ulama Melayu Lintas Negara Harus Bersatu

Kepulauan Melayu juga pernah menyaksikan jatuh bangunnya kerajaan-kerajaan rumpun Melayu lain yang tidak kurang hebatnya seperti Johor-Riau di Tanah Melayu, Palembang di Sumatera, Brunei di Borneo, Yogyakarta di Jawa dan Gowa di Makassar.

Fakta-fakta sejarah ini jelas membuktikan bahawa orang-orang Melayu sangat berpengaruh di Nusantara, sehinggakan seorang sarjana Inggris pada kurun kesembilan belas, Alfred Wallace, menamakan Nusantara sebagai ‘Kepulauan Melayu’.

Kesultanan-kesultanan di Tanah Melayu

Penjajahan Barat bermula di Kepulauan Melayu ketika Malaka jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511.

Bagaimanapun, kebanyakan kawasan-kawasan di Kepulauan Melayu pada ketika itu masih lagi merdeka dan bangsa rumpun Melayu masih lagi bergerak secara bebas meneroka kawasan-kawasan dalam wilayah Nusantara tanpa sebarang halangan.

Orang-orang Melayu adalah kaum terbesar di Tanah Melayu dan boleh dibagi dua kategori utama.

Baca: Aksi Kostum Melayu Muslim Patani

Kategori pertama ialah anak jati – orang-orang Melayu yang memang berasal dari Tanah Melayu dan telah mengasaskan kerajaan-kerajaan di sini.

Kesultanan-kesultanan Kedah, Kelantan, Terengganu, Perak, Johor dan Pahang adalah contoh kerajaan-kerajaan yang telah ditubuhkan oleh golongan Melayu anak jati ini.

Kategori kedua ialah anak dagang – orang-orang dari bangsa rumpun Melayu yang datang dari kawasan Kepulauan Melayu, di luar Tanah Melayu, dengan hasrat untuk berhijrah ke Tanah Melayu.

Kebanyakan mereka berketurunan Aceh, Batak, Bugis, Minang, Riau, Rawa dan Jawa. Mereka berhijrah secara sukarela dan tidak dibawa masuk ke Tanah Melayu.

Bersama-sama Melayu anak jati, Melayu anak dagang telah memberi sumbangan yang besar dalam mencorakkan struktur politik prapenjajahan Tanah Melayu.

Sebagai contoh, pengasas kesultanan Malaka pada tahun 1400, Parameswara adalah seorang Melayu dari Sumatera.

Selain itu, kesultanan Selangor yang wujud di Malaysia pada hari ini telah ditubuhkan oleh orang-orang Bugis dari Makassar pada tahun 1756 dan orang-orang Minang dari Sumatera Barat menerajui kerajaan Negeri Sembilan pada tahun 1773.* (BERSAMBUNG)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:indonesiakepulauan melayukerajaan melayuMalaysiamelayutanah melayu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Eropa Sambut Baik UU Otonomi bagi Muslim Moro
Tulisan selanjutnya Keluar dari Bandara, Neno: Mobil Kami Ditimpuki Batu Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Invasi Darat Israel ke Gaza
AnalisisArtikel

3 Skenario Invasi Darat Israel Menurut Pakar Keamanan Internasional

1 November 2023 06:10
Analisis

Serangan Pejuang Kemerdekaan Palestina  terhadap ‘Israel’ Makin Menampakkan Kemunafikan Barat

11 Oktober 2023 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?