Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Ancam Balas Kematian Perempuan Hamil dan Bayi 11 Bulan oleh PKK

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2018 16:56 4:56 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Agustus 2018 16:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Rabu dalam sambutannya menghadiri pemakaman wanita hamil korban  Partai Buruh Kurdistan / Partiya Karkerên Kurdistanê  (PKK) mengatakan para teroris akan “membayar pembantaian” seorang bayi tentara Turki dan istrinya melalui bom.

“Mereka [kelompok teror PKK] akan membayar pembantaian itu,” kata Erdogan pada upacara pemakaman di distrik Sarkisla di Provinsi Sivas tengah dikutip TRTWorld.

Presiden menyampaikan belasungkawa kepada suami dan anggota keluarga Karakaya di pemakaman.

Baca: Senyum Iblis Geopolitik

Nurcan Karakaya, istri sang prajurit, dan bayi laki-lakinya yang berusia 11 bulan, Bedirhan Mustafa Karakaya, tewas pada hari Selasa malam (31/07/2018) ketika sebuah bom pinggir jalan yang ditanam oleh milisi PKK itu meledak di distrik Yuksekova, provinsi Hakkari tenggara.

Korban merupakan istri seorang tentara Turki itu,  diketahui tengah mengandung (anak kedua). Sedangkan bayi berusia 11 bulan tersebut dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan karena luka parah yang dialami, tulis TRTWorld.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

PKK telah melancarkan teror berdarah melawan Turki selama lebih dari 40 tahun. Setelah mendapat dukungan dari Amerika Serikat dan beberapa negara Barat lainnya dengan dalih (kerjasama) memerangi teroris Daesh, para anggota kelompok tersebut telah eksis dan menguasai bagian utara Suriah, di mana ia beroperasi di bawah Partai Uni Demokrat (PYD) dan sayap bersenjata Unit Perlindungan Rakyat (YPG).

Baca: Referendum Kurdi Merdeka dan Perpecahan Politik

Sementara PKK diakui sebagai kelompok teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa, namun Washington  menjadikan kelompok afiliasi PKK sebagai bagian dari sekutunya di Suriahnya, yaitu YPG, dalam upaya memerangi ISIS. Situasi tersebut sering menimbulkan reaksi keras dari Turki terhadap AS sebagai sesame sekutu dalam NATO.

Karena dukungan besar dari militer AS, kelompok ini terus bertahan dan banyak membunuh warga sipil yang tidak bersalah di Turki, Suriah dan Iraq.

Sejak PKK melanjutkan kembali pemberontakan militernya melawan Turki pada Juli 2015, mereka telah bertanggung jawab atas kematian lebih dari 1.200 personil keamanan dan warga sipil Turki, termasuk sejumlah wanita dan anak-anak.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Partai Buruh KurdistanPartiya Karkerên KurdistanêPerempuan HamilPKKRecep Tayyip ErdoganterorTurkiYPG
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemulihan Pasca Gempa NTB, AQL-BMH Bersinergi
Tulisan selanjutnya 3 Fraksi dari 100 Ribu Kekuatan Bergabung untuk Memerangi Bashar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?