Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Ingin Banyak Dokter Wanita Tokyo Medical University Curangi Nilai Calon Mahasiswi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2018 20:56 8:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2018 20:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Laporan yang menyebutkan bahwa salah satu sekolah kedokteran paling bergengsi di Jepang mencurangi nilai ujian masuk calon mahasiswi putri telah memicu kemarahan warga di media sosial.

Dilansir BBC Kamis (2/8/2018), koran Yomiuri Shimbun mengatakan Tokyo Medical University mulai mengakali nilai ujian masuk sejak tahun 2011, guna memastikan bahwa perempuan yang lolos sebagai mahasiswa kedokteran kurang dari 30% saja.

Sekolah kedokteran swasta itu mengatakan akan melakukan penyelidikan dugaan diskriminasi terhadap kaum Hawa tersebut.

Dalam laporannya, koran terlaris di Jepang Yomiuri Shimbun mengutip perkataan sebuah sumber yang disembunyikan identitasnya bahwa para pejabat universitas “tanpa banyak cakap saling memahami” lembaga pendidikan tinggi itu ingin mengurangi jumlah wanita yang lolos ujian masuk. Alasannya, mereka beranggapan bahwa perempuan kalaupun lulus sekolah kedokteran tidak akan mempraktikkan ilmunya atau bekerja sebagai dokter.

“Banyak mahasiswa putri yang lulus pada akhirnya meninggalkan praktik kedokteran karena alasan melahirkan anak atau membesarkan anak,” kata sumber itu kepada Yomiuri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada tahun 2010, sebelum dugaan diskriminasi itu dilakukan, jumlah perempuan yang lolos ujian sekolah kedokteran tersebut mencapai 40 persen. Namun, setelah melalui tahap seleksi dua putaran awal tahun ini, hanya 30 mahasiswa putri yang diterima versus 141 mahasiswa putra.

Skandal ini menjadi perhatian besar di Jepang, sebab pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe menjanjikan peran yang lebih besar untuk wanita di dunia kerja.

Partisipasi perempuan di Jepang berdasarkan catatan sejarah tidak terlalu banyak terutama di dunia kerja profesional. Hasil penelitian menunjukkan hanya ada 12,4% legislator, pejabat tinggi senior dan manajer yang berjenis kelamin perempuan di Jepang.

“Dikatakan kepada wanita bahwa mereka harus melahirkan anak, jika tidak maka mereka akan diolok-olok dituding tidak subur. Namun kemudian, ketika mereka kemungkinan akan melahirkan, hal itu dijadikan alasan untuk memangkas nilai ujiannya. Apa yang harus perempuan lakukan?” protes seorang warganet Jepang di media sosial, yang mengecam tindakan Tokyo Medical University “menciutkan” nilai hasil ujian masuk peserta wanita.

Sebelum kasus ini mencuat, Tokyo Medical University sedang dalam penyelidikan terkait kasus dugaan suap terhadap Futoshi Sano, seorang pejabat senior di Kementerian Pendidikan. Kabarnya, Tokyo Medical University meminta agar Sano mengusahakan agar lembaganya mendapatkan bantuan finansial dari pemerintah. Sebagai imbalannya, putra Sano yang mendaftar masuk ke sekolah kedokteran itu akan dikatrol naik nilai ujian masuknya. Futoshi Sano, yang ditangkap bulan lalu, kabarnya membantah tuduhan tersebut.

Sejumlah laporan menduga, skandal diskriminasi terhadap kaum wanita di Tokyo Medical University ini terungkap ketika aparat menyelidiki kasus Futoshi Sano.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Dai Malaysia dan Dr Bilal Philips Berakhir Damai
Tulisan selanjutnya Biksu Senior China Dituding Mencabuli Para Biarawati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?