Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kisah & Perjalanan

Pemerintah Komunis Wajibkan 11 Ribu Jamaah Haji China Pasang GPS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2018 22:43 10:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Agustus 2018 22:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Komunis Tiongkok mewajbkan  jamaah haji asal China –khususnya Muslim Uighur di Propinsi Xinjiang– memakai kartu sistem Penentuan Posisi Global (GPS), diyakini telah berfungsi melacak jamaah haji saat berada di Tanah Suci Makkah dan Madinah, tulis laman Muslim Council Hong Kong.

Sebuah asosiasi yang membantu umat Islam China memberangkatkan haji memperkirakan jumlah jamaah haji dari sekitar 11.000 orang. Jumlah ini berkurang dibandingkan pada tahun 2017 sebanyak 12.800.

Semua peziarah dari China ini diwajibkan pemerintah Tiongkok untuk menggunakan kartu perangkat elektronik yang berisi foto, nomor paspor dan nama mereka dalam Bahasa Inggris dan China, tulis Taiwan News.

Pada kartu juga ditempatkan kode respons cepat yang menampilkan informasi dan nomor panggilan darurat, jika dipindai.

Penggunaan GPS dan kartu itu dikatakan didasarkan pada arah kebijakan Partai Komunis China untuk memfasilitasi pemerintah untuk melacak posisi peziarah dari negara itu.

Baca Juga

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia mengunjungi Palestina dan Masjidil Aqsha
Keadaan Masjidil Aqsha dan Rakyat Palestina di Bawah Penjajahan Israel
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [2]
Dakwah di Timor Leste: “Ustadz Pergi, Siapa Lagi yang Mengajari Kami Islam?” [1]
Manis Asin Bisnis Si Kental Hitam
Syiarkan Tilawah al-Quran, Mahasiswa STAIL Selenggarakan “Touring Quran”

Namun, juru bicara itu mengatakan penggunaan GPS dan perangkat elektronik bertujuan untuk memfasilitasi akses ke informasi dalam keadaan darurat.

Baca: Pengawasan China Islam Meluas hingga Jamaah Haji ke Makkah

Dengan perangkat ini para peziarah akan memiliki tombol darurat (SOS). Jika jemaah sesat atau menghadapi situasi darurat, pihak penyelenggara akan menerima alarm dari aplikasi yang sudah diinstal di smartphone mereka.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa pejabat Beijing mengklaim bahwa alat pelacak ini dianggap sebagai alat ‘keselamatan’ para peziarah itu sendiri.

Namun seorang analis yang dikutip dalam laporan itu mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Komunis China menganggap Muslim berisiko berperilaku berbahaya, dan karenanya harus selalu diawasi, seperti seorang penjahat pembebasan bersyarat.

Dia mengatakan sejauh ini 3.300 peziarah akan menggunakan kartu itu untuk tahun ini.

“Fungsi baru perangkat ini masih dibuat dan kartu ini akan digunakan oleh lebih banyak lagi jemaah di masa datang,” katanya.

“Dengan menggunakan GPS, aplikasi dapat membantu penyelenggara untuk melihat lokasi ziarah real-time. Ini membantu memfasilitasi pengelolaan peziarah selama 40 hari, “katanya.

Baca: 13.800 Muslim China Laksanakan Ibadah Haji 

Suana Gembira

Meski hidup dalam tekanan, suasana gembira dengan mudah dirasakan kaum Muslim China di antara sekitar 500 Muslim yang mengambil penerbangan dari Beijing menuju Arab Saudi selama akhir pekan.

“Haji China ” dicetak dalam Bahasa Inggris dan Arab pada kartu yang tergantung di dada mereka, dekat dengan bendera nasional China.

“Kami mewakili China dan Muslim China.”

Ini adalah kalimat yang paling sering disebutkan ketika seorang wartawan Global Times berbicara kepada anggota kelompok, yang sebagian besar terdiri dari orang yang lebih tua.

“Ketika kita berada di luar negeri, kita harus benar-benar mengawasi perilaku kita.

Kami berbagi tanggung jawab untuk menjaga citra Muslim Tionghoa.* (BERSAMBUNG) >> “China – Saudi jalin hubungan diplomatik…

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
12Halaman selanjutnya
TAG:chinaGPShajijamaah hajikomunismadinahmakkahMuslim UighurMuslim XinjiangpemerintahTiongkok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 100 Tentara Yaman Tak Jelas Kabarnya Setelah Pemberontak Houthi Kuasai Desa
Tulisan selanjutnya Pemilu, JK Berharap Umat Islam Berpartisipasi dengan Baik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kisah & Perjalanan

Aksara Jawi yang Masih Bertahan di Brunei Darussalam

21 Desember 2022 09:45
FeatureKisah & Perjalanan

Mendulang Rezeki dari Budi Daya Rumput Laut di Desa Kupang

10 Desember 2022 23:18
Kisah & Perjalanan

Piala Dunia 2022: Qatar Ubah Pertandingan Bola menjadi Keramahan Budaya Arab dan Keindahan Islam

9 Desember 2022 10:25
Kisah & Perjalanan

Turki dan Surga Kucing

4 Desember 2022 23:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?