Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pembunuh Uskup Koptik Mesir ternyata Seorang Biarawan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 14 Agustus 2018 16:18 4:18 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Agustus 2018 16:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang biarawan dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang Uskup Kristen Koptik (Qibti) di sebuah biara di pedalaman Mesir, tulis BBC.

Uskup Epiphanius (64), ditemukan tewas di Biara Saint Macarius di Wadi Natroun, barat laut Kairo, pada 29 Juli lalu.

Yesaya al-Makari atau dikenal Wael Saad, yang telah menjadi biarawan di biara itu, disebut menggunakan tiang besi untuk memukul uskup sampai mati.

Pembunuhan uskup Epiphanius ini mengejutkan Gereja Koptik mesir, yang pengikutnya berjumlah sekitar 10% dari populasi Mesir.

Baca: Paus Koptik Mesir Berhenti Facebook-an, Minta Bawahannya Meniru

Catolic News Agency melaporkan, mayat Uskup Epifanius ditemukan pada 29 Juli 2018, dengan luka di kepala dan punggungnya yang menunjukkan bahwa dia telah dipukul dengan benda tajam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saint Macarius adalah biara Ortodoks Koptik di Pemerintahan Beheira Mesir, 60 mil barat laut Kairo.

Wael Saad, sebelumnya dipecat dari biara selang beberapa hari setelah kematian Uskup Epiphanius. Dia dituduh melakukan pembunuhan sang uskup pada 11 Agustus.

Gereja Ortodoks Alexandria juga memerintahkan melucuti jabatan biarawan Wael atau al-Makary khususnya dari jabatan imamat nya karena melakukan tindakan tak pantas dan dinilai bertentangan dengan perilaku dan hidup monastik.

Wael Saad, dilucuti dari gelar agamanya menyusul kematian uskup.

Gereja mengatakan sebelumnya biarawan itu telah diselidiki atas pelanggaran-pelanggaran tugasnya yang sudah berlangsung lama.

Baca: Gereja Koptik akan Undang Salafy Mesir Natalan 

Jaksa di Alexandria mengatakan dia secara resmi dituntut pada hari Jumat (10/08/2018) lalu dan ditempatkan di tahanan menunggu penyelidikan lebih lanjut.

Setelah kematian uskup, Gereja Koptik melancarkan tindakan keras terhadap perilaku pendeta dan membekukan rekrutmen para biarawan baru selama setahun.

Para biarawan juga diperintahkan untuk menutup akun media sosial mereka. Bahkan, Paus Ortodoks Koptik II juga menutup halaman resmi Facebooknya.

The Egypt Independent melaporkan, Saad mengaku melakukan pembunuhan dibantu pendeta lain, Faltaous al-Makary (Raymond Rasmi Mansour).

Faltaous (33), ditahan pada 13 Agustus 2018. Dia berusaha mencoba bunuh diri minggu sebelumnya dan dirawat di sebuah rumah sakit di Kairo.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BiarawanGereja KoptikkoptikKristen KoptikMesirpembunuhanQibtiuskupUskup Epiphanius
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gizi Bayi dan Anak Pengungsi Korban Gempa Butuh Perhatian
Tulisan selanjutnya PM ‘Israel’ Marah Dibandingkan dengan Nazi Hitler

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?