Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Sekjen PBB Kofi Annan Wafat di Usia 80 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2018 17:43 5:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Agustus 2018 17:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kofi Annan, sekretaris jenderal ke-7 Perserikatan Bangsa-Bangsa, wafat di Swiss setelah mengalami sakit tidak lama.

Keluarga dan yayasan yang dipimpinnya mengumumkan kematian Annan pada hari Sabtu pagi (18/8/2018), lapor DW.

Dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan lewat media sosial, mereka mengatakan bahwa Kofi Annan, mantan sekretaris jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan penerima Nobel Perdamaian, meninggal dunia pada hari Sabtu tak lama setelah jatuh sakit. Dia menghembuskan napas terakhir dalam usia 80 tahun.

Diplomat kelahiran Ghana itu di masa-masa akhir hidupnya sedang berupaya menarik perhatian masyarakat internasional agar peduli dengan kondisi pengungsi dan khususnya penderitaan yang dialami komunitas Rohingya di Myanmar yang diusir dari tempat-tempat tinggal mereka.

Selain memimpin yayasan yang didirikannya sendiri, Annan juga mengetuai The Elders, yayasan yang didirikan oleh Nelson Mandela.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Annan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat pada usia 20 tahun. Di negeri Paman Sam itu Annan mengambil jurusan ekonomi, sebelum kemudian pindah ke Jenewa untuk melanjutkan pendidikan tingginya. Dia kemudian bekerja sebagai staf Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di kota Swiss itu, lalu menempati sejumlah pos lainnya di kantor PBB di Afrika dan New York.

Kofi Annan terpilih sebagai sekjen PBB pada Desember 1995. Pada tahun 2001 Annan mendapatkan penghargaan Nobel Perdamaian karena dianggap berhasil memberikan warna baru dalam tubuh PBB, dan kepeduliannya terhadap isu-isu hak asasi manusia, perlawanan terhadap terorisme serta AIDS.

Kofi Annan meninggalkan istrinya, Nane, serta anak-anak mereka Ama, Kojo dan Nina.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Bentrok dengan Polisi Afsel karena Koneksi Wi-fi Lambat
Tulisan selanjutnya Anak-anak Palestina yang Ditahan Beri Kesaksian Bagaimana Perlakuan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?